Ironis, Puskesmas Tua Modio Belum Ada Alat Pemeriksa Darah
MAPIA TENGAH – Ironis, Puskesmas tua di Modio, Distrik Mapia Tengah belum ada peralatan medis seperti alat pemeriksaan darah (DDR), tibangan ibu hamil dan anak. Akibat belum tersedianya peralaltan medis itu, delapan tahun terakhir mengakibatkan terjadinya peningkatan kemati
Bagikan
MAPIA TENGAH – Ironis, Puskesmas tua di Modio, Distrik Mapia Tengah belum ada peralatan medis seperti alat pemeriksaan darah (DDR), tibangan ibu hamil dan anak. Akibat belum tersedianya peralaltan medis itu, delapan tahun terakhir mengakibatkan terjadinya peningkatan kematian ibu dan anak di Kampung Atou, Putapa, Modio, Diyeuri dan Yeroukotu.
Sejumlah kampung yang disebutkan ini, ada Puskesmas Pembatu namun tidak ada petugas. Akibat belum tersedianya peralatan medis di Puskesmas Modio sehingga kebanyakan ibu yang kesulitan melahirkan dilarikan ke rumah sakit Enarotali, Kabupaten Paniai. Beberapa kampung seperti Putapa, Atou, Modio, Yeroukotu, mesti jalan kaki pikul pasien ke Mapia Bomomani. Kurang lebih menempuh jalan kaki empat hingga lima kilometer. Puskesmas di Moanemani itu pun belum lengkap peralatan medisnya.Seperti dikeluhkan seorang warga, Athonius Degei kepada media ini di Kampung Putapa. Kenyataan yang dialami warga itu, Anthonius Degei minta pihak sesehatan perlu mempertimbangkan membantu peralatan medis. Seperti untuk Distrik Mapia Barat, Mapia Tengah dan Mapia. Sehingga warga bisa tertolong ketika melahirkan.Menjadi perhitungan bagi Anthonius Degei, warga menjadi kesulitan karena jarak antar kampung. Ibukota distrik dan kabupaten jauh, sementara belum ada prasarana jalan raya. Petugas medis Anthonius sarankan jangan lupa tiga belas indikator pedoman pelayanan medis terhadap pasien. Dia juga minta pemerintah mesti serius menyiapkan peralataan medis di bidang kesehatan. (donatus degei)
Bagikan artikel ini



