NABIRE – Rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire dalam rangka rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Umum Anggota DPR DPD DPRD provinsi dan Kabupaten Nabire tahun 2014 diramaikan dengan interupsi para saksi, ketua Partai Politik (Parpol) dan diwarnai ketukan palu skor Ketua KPU Nabire.   Rekapitulasi hari kedua yang berlangsung Rabu (23/4) dimulai dari pagi hingga tengah malam bertempat di Guest House Jalan Merdeka Nabire ini, berlangsung alot dan cukup panjang. Sempat sesekali terjadi adu argumen para saksi, PPD dan pihak Panwaslu. Dimulai, pada saat rekapitulasi siang hari di PPD Yaro pada KPPS Yaro Pantai. Dimana, ada selisih suara dan terjadi pengalihan dan penambahan suara, hingga soal kelebihan suara dari Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hal ini juga terjadi pada saat rekapitulasi PPD Nabire pada Daerah Pemilihan (Dapil) Nabire 2, yakni terkait kelebihan DPT di Kelurahan (PPS) Karang Mulia dan Kaliharapan. Sampai-sampai pada perhitungan dengan rekapitulasi tingkat KPU Nabire untuk Dapil 2 Nabire dipending. Selanjutnya, ketika perhitungan perolehan suara Parpol dan Calon Legislatif (Caleg) Dapil 1 Nabire, kembali hujan interupsi dari para saksi dan pimpinan Parpol yang merangkap Caleg. Bahkan ada salah satu Caleg harus mengeluarkan semua isi hatinya dengan isak tangis. Namun, sampai sekitar pukul 22.00 Wit akhirnya rekapitulasi Dapil 1 Nabire ini selesai dengan ditandai dengan pemukulan palu oleh Ketua KPU Nabire. Terakhir pantauan media ini sekitar pukul 22.30 Wit rekapitulasi untuk Dapil 2 dan sisa Dapil 1 yakni rekapitulasi untuk DPR DPD dan DPRD provinsi di kedua Dapil ini dilanjutkan kembali.(wan)