NABIRE - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Manager PLN UP3 Nabire, Rakhel Monika Rumbewas, menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada seluruh pelanggan di wilayah Papua Tengah guna menjamin pasokan listrik tetap aman dan lancar 24 jam. 

Imbauan ini disampaikan dalam jumpa pers yang berlangsung di Cafe Aiman pada Sabtu (13/12/2025).

Rakhel Monika Rumbewas secara spesifik menyoroti dua hal mendasar yang harus diperhatikan oleh masyarakat, yaitu pencegahan bahaya korsleting listrik di rumah dan kedisiplinan dalam pembayaran tagihan listrik tepat waktu. 

Pihaknya menekankan bahwa upaya preventif di internal rumah tangga sangat krusial untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan selama masa liburan.

"Khususnya pelanggan PLN yang akan merayakan hari natal dan kita semua yang akan merayakan tahun baru, jangan sampai kita lupa bayar listrik," ujar Rakhel. Ia menambahkan bahwa keterlambatan pembayaran dapat berakibat pada pemutusan sementara oleh petugas PLN.

Selain faktor internal rumah tangga dan administrasi, PLN UP3 Nabire juga menyoroti masalah teknis yang sering menjadi penyebab pemadaman di Papua Tengah, yaitu pohon yang berada di sekitar jaringan listrik. Pohon-pohon ini, terutama saat hujan deras dan angin kencang, kerap mengganggu bahkan merusak jaringan, berujung pada pemadaman listrik.

Oleh karena itu, PLN mengimbau masyarakat untuk dapat memberikan kesempatan atau izin kepada tim PLN untuk melakukan pemangkasan atau perabasan pohon-pohon yang berpotensi mengganggu jaringan. Kerelaan pelanggan untuk mengizinkan penebangan atau perantingan pohon ini merupakan kunci untuk menjaga keandalan pasokan listrik.

"Kadang-kadang kita tidak memahami itu, sehingga saat listrik padam karena akibat pohon-pohon yang mengenai jaringan listrik, kita selalu menyalahkan PLN. Tetapi kita tidak membantu PLN untuk mengizinkan pohon-pohon tersebut dirabas atau ditebang," tegas Rakhel. Kerjasama ini sangat diharapkan demi kepentingan bersama.

"Kita ingin agar listrik ini menyala 24 jam," tutup Rakhel Monika Rumbewas, berharap agar pesan ini dapat diteruskan oleh teman-teman media kepada seluruh masyarakat dan pelanggan PLN di Papua Tengah, sehingga semua dapat merayakan Nataru dengan nyaman dan tanpa gangguan listrik.(sam)