Ibadah Kebaktian KKR dan Seminar Digelar
NABIRE - Kebaktian Kebangunan Rohani atau KKR dan Seminar Persekutuan Gereja-Gereja Papua Tengah (PGGPT) telah dilakukan. 'Papua Tengah menjadi Pembawa Damai Sejahtera di Bumi (Matius 5:9)'.

NABIRE - Kebaktian Kebangunan Rohani atau KKR dan Seminar Persekutuan Gereja-Gereja Papua Tengah (PGGPT) telah dilakukan. 'Papua Tengah menjadi Pembawa Damai Sejahtera di Bumi (Matius 5:9)'.
Acara seperti ini harus terus dilakukan secara rutin, karena dengan kegiatan-kegiatan ini, kita semakin mengalami pertumbuhan iman, dan bergandengan tangan serta sama-sama membangun tanah Papua terkhusus Papua Tengah, berlokasi di Bandara lama Nabire, Kamis (11/07/2024).
Ketua Panitia Pdt. Samuel Denaya, S.Th, menyampaikan kekagumannya kepada pemimpin perempuan satu di tanah Papua. "Perempuan Papua, hitam kulit keriting rambut yang dipercaya oleh Tuhan melalui Pemerintah Republik Indonesia, menjadi Penjabat Gubernur Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua Tengah dan bisa mempersatukan setiap pihak yang bertikai, yaitu mama Ribka Haluk," katanya.
Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan, serta mempunyai impian dan cita-cita yang besar agar terciptanya damai sejahtera di Papua Tengah.
"Punya impian dan cita-cita yang besar, punya visi yang besar bahwa kalau bisa acara seperti ini, harus terus dilakukan secara rutin. Karena dengan kegiatan-kegiatan ini niscaya Papua Tengah yang kita cintai ini akan tercipta damai sejahtera dan Papua Tengah menjadi berkat untuk seluruh tanah Papua dan Bangsa Indonesia," ucapnya.
"Seluruh biaya kegiatan ini, dibiayai oleh Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk," tegasnya.
Ibadah KKR dan seminar ini agar semakin mengalami pertumbuhan iman. "Selamat mengikuti ibadah kebaktian rohani, kita semakin mengalami pertumbuhan iman dan bergandengan tangan, dan sama sama membangun tanah Papua terkhusus Papua Tengah," pungkasnya.
Adapun tema umum dari KKR dan seminar PGGPT, 'Menjadi Pembawa Damai di Bumi Ini'. "Tema umum dari PGGPT, menjadi pembawa damai di Bumi ini. KKR dan seminar untuk mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan, serta tingkatkan berdoa agar dalam lindungan Tuhan," ucap Ketua Umum PGGPT Pdt. Dr. Yance Nawipa, M.Th.
Sinergitas antara gereja, masyarakat dan pemerintah agar adanya pelayanan dalam gereja.
"Kita perlu membangun hubungan kerjasama, sinergitas dalam pelayanan dengan gereja, masyarakat dan pemerintah bisa saling memberikan dukungan, gereja bisa membina anak-anak kita, khususnya kerohanian, masyarakat memberikan dukungan sosial dan pemerintah memberikan dukungan infrastruktur dan kebijakan," katanya.
Harapan yang diinginkan oleh Pdt. Dr. Yance akan ada gereja yang bisa menampung 6.000 orang bahkan sampai 10.000 orang. "Kedepan akan ada gereja yang bisa menampung 6.000 orang sampai 10.000 orang, mulai berdoa agar ada gedung gereja yang akan dibangun, pusat pelayanan gereja-gereja Kristus center, agar ada wadah dan pembinaan-pembinaan kedepan bisa terlaksanakan dengan seksama," ucapnya.
Solidaritas dan gotong royong agar bisa saling membantu dan mendukung dalam tantangan dan kesulitan yang ada. "Kerjasama yang baik dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat, dalam semangat gotong royong kita bisa saling membantu dan mendukung dalam menghadapi tantangan dan kesulitan," pungkasnya. (edi)
Bagikan artikel ini



