NABIRE - Telah dilaksanakannya Ibadah HUT ke-60 Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua dengan tema 'Berubah untuk Menjadi Kuat dan sub tema 'Bersatu untuk Melayani Tuhan Demi Kemuliaannya, Ayat (Efersius, 4:1-6)', berlokasi di Jalan Maranatha nomor 02 Kelurahan Karang Tumaritis, Kamis (6/06/2024).


Adapun alur dari ibadah HUT-60 Jemaat Maranatha Kemah Injil (Kingmi) di tanah Papua, mulai dari pembukaan, lagu mars Sinode, pembacaan sejarah gereja, laporan ketua panitia dan dilanjutkan dengan ibadah dari Pendeta Thomas Degei, S.Th serta pujian-pujian yang dibawakan oleh YPPGI Maranatha, Sekolah Minggu, Sanggar Maranatha, paduan suara jemaat dan anak perintis.


Ketua Panitia HUT-60 Gereja Kemah Injil, Leo Nawipa menjelaskan terkait kado untuk ulang tahun Gereja Kemah Kingmi ke-60 tahun yang diberikan langsung oleh Pj Gubernur Papua Tengah.


"Saya sangat kaget juga sangat bahagia karena dihadiri oleh Pimpinan Gereja Sinode Papua beserta Pj Gubernur Papua Tengah, dan momen kali ini juga kami dikejutkan dengan pemberian kado HUT yang diberikan Ibu Pj Gubernur Papua Tengah kepada kami panitia secara khusus berjumlah Rp100 juta dan kami sangat bahagia menerimanya," ujarnya.


Lalu, lanjutnya, untuk uang yang terima dari Pj gubernur kami akan bicarakan hal ini dengan jemaat yang ada agar dipergunakan sesuai dengan pelayanan Tuhan di jemaat ini.


Adapun harapan yang diinginkan oleh Ketua Panitia Acara HUT-60 atas terselenggaranya acara yang berlangsung di Gereja Maranatha. "Harapan kami di 60 tahun ini biarlah gereja ini semakin bertumbuh, berkuat dan semakin kokoh sesuai dengan firman disampaikan oleh hamba Tuhan tadi," ungkap Leo.


Terkait Dana yang diberikan akan dipergunakan untuk pembangunan gereja dan rumah Pastor. "Terkait tentunya dengan uang yang dibantu atau kado yang telah dikasih oleh Pj gubernur, fokus kami ialah akan melunaskan uang sisa dari rumah Pastor karena pembangunan ini tinggal tahap finishing, jadi kami menyumbangkan kepada pastor selanjutnya kami akan memberikan kepada pembangunan gedung gereja dan sebagiannya kami pergunakan untuk panitia dan jemaat," pungkas Nawipa.(edi)