DEIYAI – Ketika hujan berkepanjangan selama sebulan, sering terjadi luapan air Danau Tigi. Selalu yang menjadi korban adalah kebun milik warga yang berada di pinggiran Danau Tigi.  

Kondisi luapan air Danau Tigi mulai muncul, akibat hujan berkepanjangan selama sebulan lebih. Sejumlah kebun warga di sekitar Danau Tigi mulai terendam dengan air Danau Tigi. 

Salah seorang warga Deiyai menuturkan, ketika terjadi hujan terus selama sebulan lebih, sering terjadi luapan air Danau tigi.  Luapan air danau ini bukan hal baru, hal biasa bagi warga Deiyai. Karena ketika mulai luapan air danau, kebun milik warga yang di pinggiran Fanau Tigi, selalu menjadi korban terendam air luapan danau.  

“Selama ini, siang dan malam hujan terus sehingga air danau mulai meluap.  Akibat luapan air danau, sejumlah kebun warga di Waghete dan sekitarnya yang terletak di pinggiran danau, sudah mulai terendam.  Kondisi ini setelah hujan berhenti, air danaunya pun akan surut lagi,” katanya kepada media ini. 

Lanjutnya, jika kebun terendam juga tidak heran. Karena setiap kali terjadi luapan air danau, warga selalu hadapi dengan kondisi ini.  Kondisi ini, sudah jadi makanan bagi warga yang mendiami di sekitar danau.  

“Ketika luapan air danau, naik–naik sampai setinggi berapa meter, rumah–rumah warga juga akan ikut terendam,” ungkapannya.

Dia tambahkan, kondisi luapan air danau ini datang tiba–tiba, tidak tentu hari, minggu, dan bulan. Terjadi bencana ini tidak ada manusia yang tahu, datang tiba- tiba. Sehingga warga Deiyai sudah terbiasa dengan kondisi itu. (hbb)