NABIRE – Masyarakat bersama pemerintah dan Tim Gugus Tugas Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Nabire, legah dan berbangga karena, satu pasien corona positif di Kabupaten Nabire, sembuh total dan 14 pasien positif lainnya negatif.

  Satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirujuk dari Kabupaten Paniai negatif.

  Bupati Nabire, Isaias Douw didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Harian Gugus Tugas, Victor Fun dan Juru Bicara, dr Frans Sayori mengumumkan hasil pemeriksaan swab terhadap 52 sampel darah dari pasien corona positif lama dan pasien baru, temasuk dari Kabupaten Intan Jaya dan Paniai, satu orang dari 16 corona positif, dinyatakan sembuh. Dan satu orang PDP yang dirujuk, hasilnya negatif.

  Bupati Nabire sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, mengungkap, hasil pemeriksaan 52 sampel darah yang dikirim, 48 diantaranya negatif. Sampal darah yang diperiksa, baru sebanyak 36 orang ditambah 16 orang yang sudah positif.

  Bupati merinci, 36 sampel darah baru yang dikirim ke Jayapura, 12 orang dari Kabupaten Intan Jaya dan 1 rujukan dari Kabupaten Paniai.

  Dari 52 orang yang sampel darahnya dikirim ke Jayapura, positif 6 orang ditambah dua orang positif baru. Sehingga, corona positif di Kabupaten Nabire sebanyak 6 orang, 4 orang diantaranya dari 16 orang yang sudah dinyatakan positif di Kabupaten Nabire dan dua orang merupakan pasien baru.

  Dengan demikian, secara komulatif positif corona di Kabupaten Nabire sebanyak 18 orang. “Posisi sekarang 17 orang, 15 dari positif lama dan dua orang baru, 26 orang dalam pemantauan (ODP) dan PDP dari Paniai, hasilnya negatif,” bebernya.  Isaias Douw yang juga Ketua Gugus Tugas Covid -19 di Kabupaten Nabire,  dari 16 orang positif corona di Nabire, 11 orang dinyatakan negatif.

  Satu orang sembuh total, berdasarkan dua kali pemeriksaan swab. Bupati Nabire yang juga Ketua Asosiasi Bupati Wilayah Meepago mengatakan di Nabire dan wilayah Meepago, positif 6 orang terdiri dari 4 orang dari pasien positif lama ditambah dengan 2 orang baru hasil pemeriksaan swab di Jayapura.

  Dengan demikian, posisi pasien corona positif di wilayah Meepago, 18 orang, 1 diantaranya sudah sembuh berdasakan dua kali pemeriksaan total.

  Bupati Nabire menyebut wilayah Meepago, karena, saat pengiriman sampel darah, Nabire sebagai rujukan di wiayah Meepago mengirim juga sampel darah dari pasien dan ODP dari Paniai dan Intan Jaya. 

  Juru Bicara, dr Frans Sayori, kepada wartawan mengatakan, satu orang sembuh total berdasarkan dua kali hasil pemeriksaan swab sehingga pasien dari Kali Bobo akan kembali ke rumahnya di Kalibobo, hari ini (Jumat,15/5).

  Sayori menambahkan, sedangkan 11 pasien yang dinyatakan negatif dari pasien positif lama tetap akan menjalani isolasi mandiri sambil menunggu pemeriksaan swab untuk kali kedua. “kita akan percepat pemeriksaan swab, pekan depan,” kata dr Sayori.

  Sebab, rata-rata pasien positif yang menjalani isolasi mandiri, sakit ringan sehingga orang tanpa gejalah (OTG).  Ia menambahkan, pasien corona positif yang dinyatakan negatif baru hasil pertama, untuk membuktikan sembuh harus melalui dua kali pemeriksaan swab.

  Oleh sebab itu, untuk memastikan 11 pasien corona positif yang hasil pemeriksaan pertama dinyatakan negatif, akan dilakukan pemeriksaan swab untuk kedua kalinya untuk membuktikan sembuh total dan tidaknya sehingga untuk sementara belum bisa dinyatakan sembuh, baru hasilnya negatif. (ans/eby)