Hipmas Ancam Duduki Kantor PU Provinsi
JAYAPURA-Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Asli Papua (Hipmas) Provinsi Papua Yance Hendrik Udam, SE mengharapkan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi agar memperhatikan para Pengusaha Asli Papua (PAP). Pasalnya, hingga saat ini, perhatian Dinas PU Provinsi terhada
Bagikan
JAYAPURA-Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Asli Papua (Hipmas) Provinsi Papua Yance Hendrik Udam, SE mengharapkan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi agar memperhatikan para Pengusaha Asli Papua (PAP).
Pasalnya, hingga saat ini, perhatian Dinas PU Provinsi terhadap PAP dinilai belum dilaksanakan, sehingga hal itu tidak sejalan dengan janji Kepala Dinas PU yang akan memberdayakan PAP melalui pembagian paket-paket pekerjaan dibidang infrastruktur.“Tahun 2014 ini, Dinas PU mengelola anggaran pembangunan infrastruktur sebesar Rp 1 Triliun. Saya berharap pengelolaan dana sebesar itu dilakukan secara transparan, sebagai upaya transparansi terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Papua,”ujar Hendrik Udam kepada wartawan di Hipmas Papua di Padang Bulan, Senin (9/6) kemarin.Yance mengancam, jika Kadis Pu tidak serius dalam memperhatikan dan mengakomodir PAP, untuk dilibatkan secara aktif dalam proses-proses pembangunan, pihaknya mengancam akan melakukan aksi pemalangan dan pendudukan di Kantor PU.Sebab menurut Yance Udam, Hipmas bukanlah suatu organisasi kacang-kacangan, namun organisasi yang terstruktur mulai di tingkat pusat di Jakarta, ditingkat Provinsi Papua, Kabupaten/Kota hingga ditingkat kampung-kampung.“Sebagai pengusaha anak asli Papua, tidak mungkin kami minta proyek ke Makassar atau ke Jakarta. Sebagai orang asli Papua, saya berharap Kadis PU ikut memberdayaan para pengusaha asli Papua untuk membangun dan maju di tanahnya sendiri,”cetusnya.Ia menambahkan, jika Kadis PU tidak mampu memberdayaan para pengusaha asli papua, maka hal ini sama saja dia, gagal dalam membina SDM Papua dan pihaknya mendesak agar yang bersangkutan diganti.
Bagikan artikel ini



