Hindari Pendaftaran Dobel Murid Baru, SMAN 1 dan SMKN 3 Bangun Kerja Sama
NABIRE - Menghindari pendaftaran dobel bagi siswa/siswi lulusan SMP/MTs yang akan masuk di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Nabire, kedua sekolah besar ini bekerja sama soal waktu tes dan juga waktu pengumuman hasil kelulusan, karena jumlah siswa/i yang mendaftarkan diri ke SMAN 1 dan SMAN 3 Nabire boleh dibilang cukup banyak melebihi kebutuhan.

NABIRE - Menghindari pendaftaran dobel bagi siswa/siswi lulusan SMP/MTs yang akan masuk di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Nabire, kedua sekolah besar ini bekerja sama soal waktu tes dan juga waktu pengumuman hasil kelulusan, karena jumlah siswa/i yang mendaftarkan diri ke SMAN 1 dan SMAN 3 Nabire boleh dibilang cukup banyak melebihi kebutuhan.
Untuk itu, telah disepakati kegiatan tes masuk di SMAN 1 dan SMAN 3 Nabire dimulai dari 10 hingga 12 Juni 2025, sementara pengumuman hasil penerimaan murid baru akan diumumkan pada Sabtu, 14 Juni 2025, sehingga diharapkan dengan kesamaan waktu tes dan pengumuman ini akan menghindari yang namannya pendaftaran dobel.
Sementara itu, berdasarkan data yang diterima Papuapos Nabire, Rabu (12/6/2025) dari Kepala sekolah SMAN 1 Nabire, Yanus Arwam, S.Sos, untuk SMAN 1 Nabire telah terdaftar 720 calon murid baru di awal tahun pelajaran 2025/2026, sedangkan murid baru yang diterima hanya 360 murid untuk mengisi 10 ruangan kelas tersedia.
Sehingga kurang lebih ada 360 murid yang dengan terpaksa dan berat hati tidak bisa melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Nabire dan dengan tidak diterimanya 360 calon murid baru itu, bukan sebuah unsur kesengajaan yang dilakukan, tetapi ketersediaan ruangan kelas yang sangat terbatas.
Sebagai kepala sekolah bersama seluruh dewan guru, tentunya menginginkan menerima murid baru yang cukup banyak. “Kami menyadari animo anak bersama orang tua memilih SMAN 1 Nabire itu cukup tinggi, namun dengan keterbatasan ruang kelas tidak mungkin dipaksakan lagi dengan cara apapun,” ujarnya.
Sehingga dengan melihat animo murid bersama orangtua yang ingin menyekolahkan putra dan putrinya di SMAN 1 dan SMAN 3 yang cukup tinggi, sehingga dibangun kerja sama waktu tes dan pengumuman agar menghindari pendaftaran dobel yang sering dijumpai pada setiap awal tahun pelajaran di sekolah-sekolah tertentu.(des)
Bagikan artikel ini



