NABIRE - Dalam rangka mewujudkan Provinsi Papua Tengah dalam pembangunan yang terukur, terintegrasi dan selaras serta prioritas pembangunan nasional, Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) mendapatkan 10 usulan dari hasil pertemuan Musrenbang Otsus Tahun Anggaran (TA) 2026.

Plt. Kepala Bapperida Papua Tengah, Elieser Yogi, S.STP.,M.Si., pada Jumat, (8/8/25), saat diwawancarai Papuapos Nabire mengatakan, pelaksanaan kegiatan Musrenbang Otsus Provinsi Papua Tengah untuk tahun anggaran 2026, intinya dilaksanakan untuk mendapatkan usulan dari kabupaten-kabupaten yang ada. 

“Kami batasi 10 saja. Dan itu 10 itu terdiri dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan juga infrastruktur. Dan dalam deskripsi itu kami membahas dan melihat kesesuaian antara usulan dengan apa yang menjadi visi dan misi atau program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, sehingga program yang akan kami jadikan dalam RKPD dan juga dalam APBD itu benar-benar program yang sesuai dengan prioritas dari pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam hal ini sesuai dengan visi dan misi daripada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah,” urainya.

Yogi juga mengapresiasi Musrenbang Otsus tersebut, karena kegiatan itu diikuti oleh 8 kabupaten dari OPD-OPD yang mengelola dana Otsus dari 8 kabupaten yang ada dan juga Bappedanya.

Sebagai coordinator, menyatakan kegiatan Musrenbang Otsus ini dapat berjalan dengan baik. “Kami juga mendapatkan materi presentasi yang disampaikan dari Kementerian Dalam Negeri, dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan juga dari Kementerian Keuangan terkait dengan kebijakan-kebijakan pengelolaan Dana Otsus di Papua Tengah,” tandasnya.(rob)