DEIYAI – Pihak Sekolah Menegah Agama Katolik (SMAK) Aweidabi Deiyai mengundang Polres Deiyai memberikan materi tentang bahaya konsumsi Narkoba dan Miras kepada para siswa barunya. Penyajian materi bahaya Narkoba dan Miras dari Polres Deiyai disampaikan pada hari terakhir perkenalan siswa baru, belum lama ini. 

Kepala SMAK Aweidabi Deiyai, Anton Badii, S.Ag, mengatakan, seusai kegiatan perkenalana siswa baru-lama di sekolah, di hari terakhir diisi dengan berbagai materi yang bermanfaat bagi siswa baru dan lama. Salah satu materi yang disampaikan adalah bahaya Narkoba dan Miras yang disajikan materinya dari Polres Deiyai. 

“Penyaji materi adalah polisi yang bertugas di bidang Narkoba dan Miras. Topik yang diangkat dalam penyajian materi diantaranya jenis-jenis Narkoba, Miras, bahayanya, dan aturan yang ditegakkan untuk menekan kasus Narkoba dan Miras,” katanya kepada media ini.

Dikatakan, perkembangan di kalangan anak muda saat ini, banyak anak usia sekolah yang terjerumus dalam dunia Narkoba dan Miras. Sehingga akibatnya, ada anak-anak yang telah keluar dari sekolahnya, meninggal dan banyak dampak buruk yang terjadi akibat mengkonsumsi Narkoba dan Miras. Sehingga sangat penting memberikan dan menyampaikan materi bahaya mengkonsumsi Miras dan Narkoba kepada para pelajar di sekolah. Agar melalui kegiatan seperti ini, para pelajar dapat mengetahui, memahami tentang bahaya mengkonsumsi Narkoba dan Miras.  

“Materi yang diberikan tentang bahaya Narkoba dan Miras yang telah diberikan kepada para siswa adalah bagian dari pelajaran di sekolah.  Semoga materi bahaya Narkoba dan Miras yang disampaikan melalui kegiatan kepada para siswa dapat memahami betul–betul, agar para siswa jaga diri dan jangan terjerumus dalam dunia Narkoba dan Miras. Karena akibat konsumsi Narkoba dan Miras dampak buruknya, para akhirnya merusak kesehatan, tubuh dan berujung pada kematian. Maka materi tentang bahaya konsumsi Narkoba dan Miras yang disampaikan pihak kepolisian ini sangat bermanfaat bagi para siswa. Agar para siswa dapat mewaspadai dirinya terhadap bahaya konsumsi Narkoba dan Miras, dalam kehidupan selanjutnya,” terangnya. (hbb)