NABIRE - Di hari lahirnya (hari ulang tahun) perhubungan sebagai salah satu entitas penyelenggara dan penyedia jasa layanan transportasi baik udara, laut, maupun darat bersama dengan lainnya dengan segala upaya bertekad memberikan pelayanan yang terbaik.

Peringatan Harhubnas sendiri di Kabupaten Nabire diperingati dengan beberapa rangkaian kegiatan. Diantaranya bhakti sosial, kunjungan kemanusiaan berupa pembagian paket Sembako, berbagai lomba seperti bulutangkis, karaoke, tiktok competition, nasi tumpeng dan dipungkasi pelaksanaan upacara bendera sebagai puncak kegiatan.

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi dalam sambutannya yang disampaikan inspektur upacara mengatakan, peringatan Harhubnas 2021 terselenggara atas limpahan rahmat dan karunia Allah SWT.  Dengan penuh khidmat dan rasa bangga sebagai bagian dari pembuat kebijakan, pelaksana pembangunan, pelayanan, penggerak dan pemerhati transportasi di Indonesia.

Lanjutnya, Harhubnas 2021 merupakan momentum yang tepat bagi kita sebagai insan perhubungan untuk terus memperbaiki kinerja di sektor transportasi. Sekaligus merefleksikan apa yang sudah dilakukan dan karya apa lagi yang diwujudkan ke depan bagi bangsa dan negara.

Indonesia telah masuk tahun kedua pandemi Covid-19. Berakibat tatanan di berbagai sektor mau tidak mau harus berubah, termasuk sektor transportasi. Di sisi lain perhubungan harus tetap bekerja membangun infrastruktur transportasi sebagai tugas dan fungsi utama. Hal ini tidak mudah, perlu inovasi dan terobosan tapi juga kehati-hatian.

Oleh karena itu Hari Perhubungan Nasional 2021 mengusung tema “Bergerak Harmonikan Indonesia.” Tema ini memiliki makna yang dalam, yakni seluruh unsur di sektor transportasi harus terus bergerak maju, berani berubah untuk memberi sumbangsih terbaik bagi kemajuan transportasi, yang pada akhirnya memberi harmoni bagi bangsa dan negara.

Dalam sambutannya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga menuturkan, rangkaian acara yang telah dilakukan perhubungan di harlahnya. 

Kick off Harhubnas 2021 telah digelar sejak 1 September lalu, dengan kegiatan donor darah dan plasma konvalesen. Webinar perhubungan mengajar dan webinar keselamatan transportasi. Penandatanganan P3D dari Dirjen Hubla kepada Pemprov Jawa Timur serta penandatanganan MoU antara Kemenhub dengan BPS.

Launching Kampanye Kolaboratif "Insan Transportasi Melayani Negeri", Perlombaan Film Pendek Keselamatan Transportasi, TikTok Competition Harhubnas "Aku dan Transportasi." Peresmian sarana dan prasarana transportasi serta Pelantikan Perwira Transportasi.

Penyelenggara dan Penyedia Layanan Jasa Transportasi

Kepala UPBU Kelas II, Nabire Muhammad Nafiek saat dihubungi secara terpisah setelah upacara selesai mengatakan, bahwa perhubungan sebagai salah satu entitas memiliki tugas utama dan kewajiban sebagai penyelenggara dan penyedia layanan jasa transportasi.

"Harhubnas diperingati setiap tahun secara nasional, HUT ini mengingatkan kembali kepada kami tugas utama dan kewajiban sebagai penyelenggara transportasi, hari jadi ini menjadi tonggak bagi kami untuk jadi lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Nafiek, Jumat (17/9/21).

Perhubungan memiliki tugas mulia untuk mewujudkan konektivitas yang handal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah di seluruh Indonesia. Tidak untuk saat ini, tapi juga untuk jangka panjang, dimana tantangan yang dihadapi tentu akan lebih besar. 

Adapun tujuan dari transportasi adalah menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya. Di masa pandemi mobilisasi warga terbatas, namun transportasi tetap berjalan dengan mengacu pada ketentuan dan ketetapan Satgas Covid-19 Pusat dan surat edaran Kementerian Perhubungan dengan penerapan prokes.

Disinggung terkait kecalakaan Pesawat Rimbun Air di bukit Kampung Bilogai Kabupaten Intan Jaya, dengan titik kecalakaan sekitar 3,4 KM dari Bandara Bilorai Sugapa Intan Jaya pada Rabu 15 September 2021. 

"Kecelakaan yang menimpa Rimbun Air tentu meninggalkan duka bagi kami insan perhubungan yang menjadi penyedia layanan jasa transportasi, " kata Nafiek, Jumat (17/9/21).

Disinggung faktor utama penyebab kecelakaan sehingga menewaskan 3 awaknya, Nafiek menerangkan banyak faktor penyebab.

"Banyak faktor yang menjadi penyebab kecelakaan pesawat Rimbun Air yang terbang menuju Bandara Bilorai. Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) telah tiba di bandara tujuan (Bilorai) melakukan investigasi penyebabnya. Mereka juga akan ke sini guna meminta data - data yang diperlukan," terang Muhammad Nafiek mengatakan kepada Indonewsdaily.com terkait kecelakaan pesawat Rimbun Air selepas pelaksanaan upacara bendera dalam rangka Hari Perhubungan Nasional 2021.

Pesawat naas Rimbun Air PK - OTW 300 disewa Pemkab Intan Jaya membawa material bangunan, ketiga Kru Pesawat ditemukan tim gabungan dalam keadaan meninggal dunia. Yakni Capt. H. Agithia Mirza (pilot), M. Fajar Dwi Saputra (co-pilot), dan Utra Iswahyudi. (ist)