NABIRE - Kebahagiaan terpancar dari wajah Anton, seorang siswa kelas empat Sekolah Dasar (SD), saat menerima bantuan kaki palsu dari Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. Penyerahan bantuan ini menjadi momen emosional yang menandai komitmen pemerintah daerah dalam memperhatikan kesejahteraan penyandang disabilitas, khususnya bagi generasi muda di wilayah tersebut.

Gubernur Meki Nawipa menjelaskan bantuan ini diberikan agar Anton tidak merasa memiliki kekurangan dalam menjalani hidup. Dengan adanya kaki palsu tersebut, Anton kini merasa lebih percaya diri dan ‘sempurna’ secara fisik. 

Dalam pertemuan di Ballroom Kantor Gubernur pada Jumat (20/02/2026), Meki Nawipa berharap bantuan ini membuat Anton merasa setara dengan teman-teman sebayanya sehingga ia tetap semangat mengejar cita-cita demi kesuksesan di masa depan.

Kisah di balik kehilangan kaki Anton bermula dari sebuah insiden sederhana di sekolah. John, ayah kandung Anton, menceritakan bahwa putranya mengalami luka saat sedang bermain sepak bola. 

Meski sempat diobati di rumah sakit setempat, kondisi kaki Anton tidak kunjung membaik hingga akhirnya harus dirujuk ke rumah sakit di Nabire untuk penanganan lebih lanjut.

Karena keterbatasan tenaga medis spesialis di Paniai pada saat itu, Bupati Paniai turut membantu proses rujukan Anton ke Nabire. Sayangnya, setibanya di rumah sakit Nabire, tim medis mendapati bahwa tulang pada kaki Anton sudah mengalami pembusukan yang parah. Keputusan medis yang sulit pun harus diambil demi menyelamatkan nyawa sang bocah.

"Jika tidak diputuskan (diamputasi), mungkin anak saya sudah tidak ada sekarang," ungkap John dengan nada getir. Ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan Gubernur yang memfasilitasi pemasangan kaki palsu tersebut. Kini, Anton sudah bisa beraktivitas seperti sediakala, mulai dari beribadah ke gereja, bersekolah hingga membantu pekerjaan rumah tangga seperti mencuci piring.

Perjuangan John dalam membesarkan Anton pun tidaklah mudah. Sejak kecil, Anton telah ditinggalkan oleh ibunya yang meninggal dunia, sehingga John harus berjuang sendirian sebagai orang tua tunggal. 

Di sela-sela acara satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, John menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam dan mendoakan berkah Tuhan bagi kepemimpinan Meki Nawipa.

Senada dengan semangat tersebut, tokoh jurnalis Andy Noya yang turut hadir menceritakan bahwa bantuan kaki palsu mampu mengubah masa depan seseorang. 

Ia mencontohkan banyak penyandang disabilitas yang sebelumnya putus asa, kini bangkit kembali bahkan ada yang sukses menempuh pendidikan kedokteran. Hal inilah yang diharapkan terjadi pada Anton agar terus bangkit menggapai mimpinya.(amd)