NABIRE - Bersama Gubernur Provinsi Papua Tengah, Ny. Nurhaidah Meki Nawipa menghadiri Ibadah Pembukaan Pembekalan dan Retret Persatuan Wanita (PW) Gereja Kristen Injili (GKI) se-Tanah Papua, yang berlangsung di Halaman Gereja Tabernakel Oyehe, Nabire Provinsi Papua Tengah, Jumat (13/06/2025) pukul 16.00 WIT. 

Walau cuaca kurang bersahabat dengan diguyur hujan selama berlangsungnya kegiatan tersebut, tidak menjadi penghalang untuk Ketua TP-PKK Provinsi Papua Tengah itu menghadiri kegiatan pembekalan dan retret Persatuan Wanita GKI se-tanah Papua. 

Hal tersebut menuai banyak pujian yang muncul dari banyaknya peserta yang turut hadir dari berbagai daerah yang ada di tanah Papua. 

Nurhaidah Meki Nawipa, S.E, dalam sambutannya, memberi apresiasi penuh kepada perempuan-perempuan dari masing-masing klasis di seluruh tanah Papua yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sebab perempuan-perempuan hebat itu, telah meluangkan waktu dan dengan sementara meninggalkan anak suami demi untuk datang mengikuti kegiatan tuhan. 

"Ini keputusan yang luar biasa. Kita memilih meninggalkan suami, meninggalkan anak dan mengambil waktu sejenak untuk berdiri mewakili jemaat kita, mewakili klasis kita," ujarnya dengan penuh syukur.

Ini menjadi salah satu organisasi di tanah Papua pertama dan juga menjadi salah satu momen untuk perempuan-perempuan GKI kembali bangkit.

Tak lupa, Nurhaidah mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dari masing-masing klasis di seluruh tanah Papua di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Ia mempercayai keputusan yang dibuat oleh pengurus-pengurus Sinode yang mana sudah memilih Papua Tengah menjadi tuan rumah. "Supaya di tengah-tengah ini akan terpancar kekuatan seperti batu yang kita lempar ke tengah kolam dan airnya akan bergerak hingga ke semua sisi, sama halnya dengan apa yang akan kita terima di Provinsi Papua Tengah ini melalui kegiatan pembekalan dan retret," imbuhnya.

Tak lupa ia berterima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja dan berusaha agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik di tempat ini. 

Apa yang dilakukan hari ini itu adalah salah satu cara terbaik untuk wanita hebat. “Setidaknya untuk keluarga kita sendiri dan juga jadilah terang bagi keluarga, gereja dan lingkungan kita. Sehingga dampak itu akan terpancar, bila perlu se-provinsi maupun se-tanah Papua dengan terang kasih kristus,” harapnya. 

Ketua TP-PKK Provinsi Papua Tengah mengajar semua peserta dapat membuktikan bahwa Injil itu harus terus dikumandangkan lewat cara hidup kita sebagai Wanita Kristus dan wanita yang mengasihi Tuhan. 

Melalui kegiatan itu sekaligus menutup sambutannya, Nurhaidah Meki Nawipa mengajak semua peserta agar wanita-wanita PW GKI kembali memancarkan sinar kemuliaan Kristus sampai tanah Papua dipenuhi dengan kemuliaan Tuhan.(joseph)