NABIRE - Bertempat di Ballroom Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah, Jumat (9/5/25), dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrebangda) RKPD tahun 2026 merupakan forum strategis yang tidak hanya menjadi wadah partisipasi dan sinergi antar-pemangku kepentingan, tetapi juga mencerminkan komitmen dalam menyusun arah kebijakan, pembangunan yang berkelanjutan, inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Frits Nawipa, SH, mengatakan semua berharap RKPD tahun 2026 akan menjadi dokumen yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan menjadi panduan yang efektif bagi seluruh pelaku pembangunan di Provinsi Papua Tengah.

"Penguatan sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan yang bermartabat dan efektif dan tantangan ke depan tidaklah ringan. Oleh karena itu, koordinasi, kolaborasi dan integrasi lintas sektor harus terus kita perkuat," ujar Meki.

Meki Nawipa juga mengajak seluruh komponen pembangunan untuk terus menjaga semangat gotong royong, memperkuat kapasitas ASN serta memastikan bahwa setiap program pembangunan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.

Adapun ucapkan terima kasih dan apresiasi dari gubernur atas seluruh kerja keras panitia penyelenggara dan seluruh peserta Musrenbang, baik dari unsur pemerintah, legislatif, akademisi, organisasi masyarakat, dunia usaha, maupun masyarakat adat yang telah memberikan masukan dan saran konstruktif. Semua itu akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan rancangan RKPD Provinsi Papua Tengah tahun 2026.(rob)