Gubernur : Media Harus Sebarkan Keseriusan Papua Jadi Tuan Rumah PON 2020
Timika,- Gubernur Papua Lukas Enembe meminta kepada media di seluruh tanah Papua untuk membantu dan menyampaikan kepada Indonesia bahwa Papua sudah memulai dengan tindakan untuk membuktikan keseriusannya dan kesiapannya menjadi tuan rumah PON 2020. Sebagai gubernur, dir
Bagikan
Timika,- Gubernur Papua Lukas Enembe meminta kepada media di seluruh tanah Papua untuk membantu dan menyampaikan kepada Indonesia bahwa Papua sudah memulai dengan tindakan untuk membuktikan keseriusannya dan kesiapannya menjadi tuan rumah PON 2020.
Sebagai gubernur, dirinya tidak dapat menyembunyikan rasa gembiranya atas pembangunan kawasan olahraga seluas 40 hektar yakni Mimika Sport Center, yang menurutnya sebagai suatu sejarah bagi orang Papua. Sebab pembangunan kawasan olahraga ini khusus untuk lapangan atletiknya adalah merupakah kawasan terbesar kedua setelah Stadion Madya – Senayan – Jakarta. “Ini luar biasa. Saya bangga, karena dibawah kepemimpinan saya dan Klemen ini sudah bisa terwujud,”ujarnya penuh syukur. Sebab hal ini merupakan sejarah yang monumental bagi rakyat Papua dan Pemerintah Papua dalam rangka memacu pembangunan Papua. Menurutnya olahraga selain mengejar prestasi, tetapi juga adalah prestise yakni harga diri dan martabat bangsa ini ada di olahraga, terlebih khusus rakyat Papua. “Rakyat Papua kita selalu unggul di olahraga, seni dan budaya,”tuturnya sebelum melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mimika Sport Complex kemarin di Kota Timika. Oleh karena itu selain prestasi. Prestise juga ada. “Katakanlah besok PON 2020 kita resmi menjadi tuan rumah. Akan ada pertumbuhan ekonomi yang luar biasa terjadi di provinsi ini,”tuturnya. Gubernur menyampai terima kasih kepada PT Freeport yang memberikan konstribusi untuk kemajuan olahraga di Papua. Karena selama ini Freeport juga sudah memberikan sponsor kepada Persipura Jayapura. “Ini menyangkut prestasi dan prestise harga diri sebagai orang Papua,”ucapnya. Untuk itu Papua bisa mengharumkan nama bangsa yang besar ini oleh orang – orang Papua. Menurutnya Freeport sudah membuat langkah melakukan pembangunan Mimika Sport Complex yang menurutnya merupakan langkah maju yang luar biasa. Tetapi dirinya mengharapkan bukan hanya ini saja. Diharapkan PTFI dapat memberikan dukungan yang lebih banyak dalam membangun momen – momen fasilitas lain yang akan dibangun nanti. Sebab komitmen Pemprov Papua, ingin menunjukkan keseriusan sebagai tuan rumah PON 2020, sesuai dengan visi Papua bangkit mandiri dan sejahtera. “Visi kita adalah meletakkan fondasi untuk menata Papua menjadi yang lebih baik,”tegasnya. Dimana vase pertama adalah kebangkitan. Salah satunya pembangunan kawasan ini. Kemudian menuju Papua sejahtera dimana ada vase kemandirian yang kemungkinan lima tahun kemudian. Selanjutnya vase kesejahteraan, yakni di tahun 2023 dan seterusnya. Hal ini akan menjadi vase kemandirian dan kesejahteraan orang Papua. Untuk itu dirinya mempunyai komitmen bahwa kebangkitan ini salah satunya Papua harus menjadi tuan rumah PON 2020. “Ini komitmen saya dan Pemprov Papua. Karena kita sudah menyampaikan kepada presiden bahwa kita siap untuk menjadi tuan rumah,”tegasnya lagi. Masih menurut gubernur mencanangkan bahwa ajang PON 2020 pembukannya tanggal 20, dimalam hari pada Pukul 20:00 Wit. Semuanya menjadi 20 20 20. “Kita ingin bangun stadion utamanya di Jayapura dan kami sedang berusaha untuk lepaskan tanah di Kampung Harapan – Kab. Jayapura. ada sekitar 60 hektar. Kalau ini kita bisa bangun dengan kapasitas yang luar biasa, maka PON 2020 kita akan buka di Jayapura. Pada kesempatan itu gubernur juga mengungkapkan dari hasil tim lobi dan juga rekomendasi yang diberikan, sudah ada 19 dukungan KONI se Indonesia mendukung.Targetnya mencapai 22 sehingga hampir sebagian besar KONI di Indonesia mendukung Papua menjadi tuan rumah. Dengan demikian sudah bisa pastikan bahwa Papua siap dan akan jadi tuan rumah. “Kami juga ingin tunjukkan menjadi tuan rumah dan menjadi juara. Untuk itu kita semua bangkit dan bersatu. Tunjukkan kita punya martabat dan harga diri,”pungkasnya.
Bagikan artikel ini



