Gubernur Lantik Bupati Intan Jaya dan Jayapura
JAYAPURA - Gubernur Papua Lukas Enembe melantik dua pasang kepala daerah yang memenangkan pilkada serentak 2017 lalu, di Sasana Krida Kanto
Bagikan
JAYAPURA - Gubernur Papua Lukas Enembe melantik dua pasang kepala daerah yang memenangkan
pilkada serentak 2017 lalu, di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Dok II
Jayapura, Selasa (12/12/2017). Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni - Yann Robert Kobogauw dan pasangan
Bupati Wabup Kabupaten Jayapura, Mathius Awaitouw - Giri Wijayantoro dilantik
Gubernur Papua Lukas Enembe berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri. “Sebenarnya ada tiga pasang kepala daerah yang terpilih yang dilantik. Tetapi Bupati dan Wakil
Bupati Dogiay baru akan dilantik 18 Desember mendatang karena masa jabatan
mereka yang belum berakhir,” kata Lukas Enembe. Gubernur Lukas Enembe dalam sambutannya berharap, kepala daerah yang baru dilantik dapat
membawa daerahnya ke depan lebih baik dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat
terutama masyarakat asli Papua menuju Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera "Kalau Intan Jaya terjadi bentrok lalu Kabupaten Jayapura harus PSU (pemungutan suara ulang)
dua kali, saya harap ke depan ini tidak terjadi lagi. Kedua Bupati ini petahana
masuk periode kedua, jadi ke depan harus bawa daerahnya lebih baik, perhatikan
kesejahteraan masyarakatnya, keamanan terutama orang asli Papua," harap
Gubernur. Di kesempatan itu Gubernur juga menyinggung soal pencalonan pilkada di Kabupaten Jayapura, dimana
ada calon yang bukan Orang Asli Papua (OAP) "Khusus kabupaten Jayapura saya berharap, peristiwa kayak kemarin tidak terjadi lagi.
Walau Undang undang tidak mengatur untuk calon (di tingkat kabupaten) harus
orang asli papua tapi harus dihargailah. Setidaknya parpol harus mengerti,
jangan seenaknya dorong orang. Karena di Sentani tokoh politik banyak, jadi
saya berharap Bupati mulai siapkan kader terbaik, karena pilkada kali ini cukup
menguras energi waktu dan pikiran," kata Gubernur mengingatkan. Terakhir Gubernur juga mengingatkan kepada Bupati dan Wabup yang baru dilantik untuk terus
bergandengan tangan didalam membangun daerahnya. "Jangan di tengah perjalanan bupati wakil bupati jalan sendiri, jangan bentrok atau
tidak saling tegur karena ini akan berdampak pada kepentingan besar di
masyarakat. Sebab kejadian seperti ini sudah banyak terjadi," ujar
Gubernur. Hadir dalam acara pelantikan jajaran Forkopimda Papua, Sekda Papua dan para pimpinan SKPD/OPD,
Muspida dan DPRD dari kedua kabupaten serta tim sukses dari partai dan
masyarakat. Diketahui, pelaksanaan Pilkada di kedua kabupaten tersebut tidak berjalan sesuai yang
diharapkan. Ditemukannya sejumlah pelanggaran, mengakibatkan Mahkamah
Konstitusi akhirnya memutuskan untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU)
di kedua Kabupaten tersebut bahkan PSU berlangsung dua kali. Di kabupaten Intan Jaya pelaksanaan pilkada dinodai dengan aksi saling bentrok antar massa
pendukung dua pasangan calon yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan
pembakaran rumah sertau bangunan milik pemerintah setempat. (bams)
Bagikan artikel ini



