Gubernur dan Wagub Papteng Diapresiasi Terkait Pendidikan Gratis

DOGIYAI – Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar Negeri (SDN) Inpres Kampung Denei Distrik Piyaiye Kabupaten Dogiyai, Leonard Magai, mewakili warga masyarakat dan sekolah terluar terpencil, menghatur limpahan terima kasih kepada Gubenur dan Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Tengah (Papteng) serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papteng (Ibu Gubernur), lantaran telah memperhatikan pendidikan dan sekolah gratis di Papteng, termasuk di Dogiyai.
Selain ucapan terima kasih, Leonard Magai, juga memberikan apresiasi kepada Gubernur, Wagub Papteng dan pihak Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah yang telah membuka informasi pemerintah baik, terkait pendidikan dan sekolah gratis.
Menurutsnya, pendidikan merupakan program hak asasi anak–anak didik di Papua Tengah. “Limpahan ucapan terima kasih yang mulia ibu gubernur mendukung program pendidiksn gratis. Tak lupa juga kepada Wabup Gubernur soal pembebasan pendidikan anak–anak kami yang tercinta, khususnya SD terpencil dan terluar,” ujarnya.
Dengan program ini, lanjutnya, tentunya akan mengurangi beban warga dan orang tua sederhana. “Tugas warga Piyaiyej berdoa agar program ini bisa berjalan sesuai rencana,” harap Leonard Magai di Moanemani.
Biaya pendidikan yang semakin mahal termasuk isolasi daerah, sekolah terpencil program gubernur ini sangat mendukung. Harga diri pembebasan pendidikan memiliki hak menutut pendidikan di jaman moderenisasi ini.
Sebagai distrik terluar dan terpencil, seperti di Distrik Unito dan Piyaiye ini tentunya program ini sangat diharapkan. “Dua distrik dari Dogiyai ini harus dibangun hubungan baik pendekatan pendidikan sangat berpengaruh,” katanya.
Tanpa pendidikan dangkal pemahaman komunikasi belum baik belum ada pengaruh, imbuh mantan guru Sekolah Pendidikan Lapangan (SPL) Moanemani Kabupaten Dogiyai sebelumnya ini.
Pendapat dia, Distrik Mogodagi Kamuu bagian selatan wilayah Pona masih menyimpan kekayaan alam pertambangan gas, bumi dan minyak. “Kekayaan ala mini nanti ada perubahan melalui pendidikan. Pendekatan pembangunan dia sebut beberapa kampung sekitar kabupaten yang maju. Distrik Mapia warga Mapia maju dan lainnya.
Untuk itu, akhirnya tidak boleh ada isolasi daerah. Ketinggalan berubah melalui pendidikan. Oleh sebab itu, melalui program Gubernur dan Wagub Papua Tengah ada perubahan. Berdampak kemajuanya dan dia yakin perubahan tetap datang melalui pendidikan sekolah gratis tingkat TK dan SD. (don)
Bagikan artikel ini



