DEIYAI - Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki F. Nawipa, sesuai dengan visi dan misinya, telah berupaya melakukan berbagai terobosan dan Langkah maju dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Papua Tengah.

Langkah yang diberlakukan orang nomor satu provinsi Papua Tengah ini, salah satunya mengratiskan biaya sekolah bagi para siswa di sekolah, baik tingkat SMA, SMK dan sekolah berpola asrama di 8 kabupaten, yang ada di Provinsi Papua Tengah.

Dalam kebijakan kebebasan biaya sekolah tersebut, SMAK Aweidabi juga salah satu sekolah yang mendapat perhatian dalam kebijakan tersebut. Terkait gratiskan biaya sekolah, SMAK Aweidabi memberi apresiasi kepada Gubernur Provinsi Papua Tengah, atas penerapan penghapusan biaya sekolah.

"Kami sangat salut, senang dan sampaikan ucapan terima kasih atas keseriusan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, khususnya bapak gubernur, melalui sebuah terobosan baru tentang gratiskan biaya pendidikan di sekolah,” kata Anton Badii, selaku Kepala sekolah SMAK Aweidabi, di Waghete, Deiyai, kepada media ini kemarin.

Kebijakan pembebasan biaya pendidikan bagi siswa di sekolah merupakan sebuah langkah terbaik, dalam mempersiapkan anak-anak Papua Tengah yang berkwalitas. Maka dirinya, perlu mengapresiasi karena selain membantu para siswa dalam biaya sekolah selama bangku sekolahnya, kebijakan ini juga membantu orang tua siswa dalam meringankan beban orang tua siswa dalam membanting tulang membiayai pendidikan anaknya selama bersekolah.

Untuk itu, kata Kepsek, terobosan yang diberlakukan dalam rangka mempersiapkan anak-anak muda Papua tengah yang berkwalitas, Gubernur Nawipa, telah menuai apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat maupun para siswa sendiri.

Kebijakan yang diberlakukan gubernur definitif pertama Provinai Papua Tengah, Meki Nawipa, berdasarkan satu visinya Papua Tengah Terang, sangat luar biasa, maka dia mengharapkan ke depan pun dapat diteruskan para pemimpin-pemimpin berikutnya.(hbb)