Gereja Tubuh Kristus Lokal Nabire Miliki Sejarah Panjang Hingga Diresmikan

NABIRE - Ketika menghadiri peresmian Gereja Tubuh Kristus Lokal Nabire, pada Jumat (7/11/2025), Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley dalam sambutannya mengatakan, Gereja Tubuh Kristus Lokal Nabire memiliki sejarah yang sangat panjang hingga diresmikan.
Untuk itu, selaku Wagub Papua Tengah mengharapkan kepada selutuh hamba Tuhan dan umat agar dapat memaknai sejarah perjalanan hadirnya Gereja Tubuh Kristus LoKal Nabire Provinsi Papua Tengah, karena sejarah berdirinya gereja ini menjadi sangat penting.
Sehingga para Hamba–hamba Tuhan (Pendeta), yang bertugas di Gereja Tubuh Kristus Lokal Nabire, tentunya memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat besar, di mana ‘setiap kata-kata Firman Tuhan yang dikeluarkan harus dapat digenapi dalam kehidupan sehari-hari’.
Karena bagi orang Kristen dalam menerima Yesus sebagai jalan, hidup dan kebenaran tidak harus ragu-ragu. Sebab para hamba Tuhan yang telah ditugaskan untuk memberitakan Firman Injil kebenaran Alllah dapat menerima Surat Keputusan (SK) itu, secara langsung dari Tuhan dan SK itu dapat diterima secara gratis.
Dan sebagai orang Kristen yang selalu percaya kepada Tuhan harus ingat, ‘Bumi dan langit akan berlalu, tetpai Firman Allah akan tetap tinggal untuk selama-lamanya’. Untuk itu, sudah masuk dalam rumah Tuhan jangan belok ke kiri atau ke kanan, tetapi peganglah teguh firman Tuhan dalam hidup kita.
Untuk itu, sebagai Wagub Papua Tengah yang juga sebagai umat Tuhan ia juga mengingatkan yang penting di rumah dan Gereja Tubuh Kristus Lokal Nabire Provinsi Papua Tengah harus dijaga dengan baik, tetapi hal–hal yang buruk dan tidak baik jangan diikuti dan didengar. Karena Gereja Tubuh Kristus Lokal Nabire ini dibangun di atas tanah Bumi Cenderawasih hanya untuk memuji dan memuliakan Tuhan.(des)
Ada Foto Wagub Tantangan Prasasti dan foto pengguntingan Pita Oleh Hambah tuhan.
Prasidang Jemaat GKI Icthus Siriwini Dilaksanakan
NABIRE - Rapat Evaluasi Prasidang Jemaat GKI Icthus Siriwini telah dilaksanakan pada 8 November 2025, yang dihadiri langsung oleh seluruh unsur jemaat dan kegiatan ini langsung dibuka Ketua Jemaat GKI Icthus Siriwini, Pendeta Julianus Johan Ayomi, S.Si.
Dalam arahannya, selaku Ketua Jemaat GKI Icthus Siriwini mengatakan, kita bekerja untuk membawa pembaharuan bagi gereja Tuhan dan umat Tuhan, maka semua dituntut untuk harus membangun kerja sama.
Untuk itu, apa yang telah dikerjakan selama satu tahun pelayanan di dalam Jemaat GKI Icthus Siriwini harus dijaga dan di dalam kerja sama ini harus pula sama-sama bergandengan tangan, karena semua yang dikerjakan dapat dipertanggungjawabkan kepada Tuhan.
Usai memberikan arahan pembukaan Rapat Evaluasi Prasidang Jemaat GKI Icthus Siriwini dilanjutkan dengan pembacaan laporan umum pelaksanaan harian Majelis GKI Icthus Siriwini yang dibacakan langsung Sekretaris Jemaat Penatua Untung Rumadas dan juga Wakil Ketua Jemaat Penatua Agustinus Woromboni.
Dalam pembacaan laporan telah jelas ditulis, nilai–nilai yang telah ditetapkan harus disosialisasikan dan dihidupi secara kontisten agar menjadi pelaku hidup seluruh warga jemaat GKI di tanah Papua sesuai dengan perkembangan realitas yang ada, Di mana memerlukan penyederhanaan dari nilai-nilai yang ada.
Karena di saat ini (tahun 2025) berada pada tahun kesetiaan menuju tahun pelayanan ‘Kepedulian’ pada tahun 2026 yang tentunya pokok program yang menjadi acuan Badan Pekerja Klasis Nabire dalam merumuskan tahun pelayanan ‘Kesetian’ yang berjumlah 6 pokok program, yakni program peningkatan dan pemberdayaan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pemberdayaan ekonomi gereja, peningkatan sarana prasarana dan peningkatan penata layanan keuangan gereja.
Kegiatan dilanjukan dengan pembacaan sejumlah program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tingkat jemaat, uga pada tingkat unsur-unsur jemaat selama satu tahun pelayanan dari 1 Januari hingga 4 November tahun berjalan dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.(des)
Bagikan artikel ini


