FX Mote Bersama 5 Staf Bersafari ke Wilayah Adat Saireri dan Meepago
NABIRE - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si bersama 5 orang stafnya melakukan safari ke
Bagikan
NABIRE - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si bersama 5 orang stafnya melakukan safari kelautan dan perikanan di wilayah adat Teluk Saireri dan Meepago. Kunjungan tersebut bukan saja dilakukan tahun 2020 ini, tetapi pada awal tahun 2017 hingga saat ini dirinya bersama staf turun ke29 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua. Dimana kehadiran dirinya bersama 5 orang staf pada kali ini ke Nabire dan Biak di wilayah adat Saireri dan Meepago, pertama untuk menjelaskan peta laut dan juga penyerahan sejumlah bantuan kepada masyarakat dan ini merupakan program rutinitas yang wajib dilaksanakan ke daerah-daerah atau kabupaten/kota. Dan pada kegiatan penyerahan bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Nabire, sesungguhnya merupakan bantuan dari tahun 2019 silam yang baru diserahkan pada awal tahun 2020 ini, sehingga kehadiran kami bersama 5 orang staf eselon III murni merupakan kunjungan kerja yang wajib dilaksanakan pada setiap tahun. Demikian dikatakan Drs. F.X. Mote, M.Si via telepon genggamnya, Rabu (19/2), langsung dari Kabupaten Biak seraya menambahkan, kunjungan kerja atau safari kelautan itu juga dilakukan di Kabupaten Biak dengan bertemu langsung dengan masyarakat menjelaskan soal peta laut serta memberikan bantuan kepada masyarakat. Sehingga, safari kelautan ini bukan saja dilakukan pada wilayah adat Saireri dan Meepago, tetapi semua wilayah adat dikunjungi yang didalamnya datang ke semua kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua dengan maksud dan tujuan yang sama. Dan kehadiran kami ke semua kabupaten/kota membawa visi dan misi Gubernur Provinsi Papua, dimana Gubernur dan Wakil Gubernur berharap agar masyarakat Papua bisa bangkit, mandiri dan sejahtera, sehingga diharapkan masyarakat itu harus makan ikan yang memiliki banyak gizi dan untuk makan ikan masyarakat harus diajak tangkap ikan dan membudidaya ikan. Bagi masyarakat pesisir dan kepulauan harus diingat, bahwa laut adalah masa depan para nelayan dan laut pula merupakan masa depan bangsa serta laut merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga kelestariannya, sehingga kehadiran selaku kepala dinas bersama 5 orang staf eselon III dalam rangka kunjungan kerja.(des)
Bagikan artikel ini



