NABIRE - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nabire periode 2025-2030, Pdt. Mordekai M. Oilla, S.Th, menyampaikan FKUB siap menjadi mitra kerja dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire. Selama ini orang bilang tokoh agama itu ibarat sebagai pemadam kebakaran, nanti kalau ada masalah pemerintah tidak bisa atasi akan mencari FKUB.

Ia berharap dalam perjalanan kedepan, tidak seperti pemadam kebakaran ketika dibutuhkan ada, tetapi diharapkan FKUB hadir dalam setiap waktu yang ada, dan bergandengan tangan dengan pemerintah daerah baik itu bupati dan wakil bupati serta semua jajaran, untuk sama-sama menjaga Nabire sebagai Ibukota Provinsi Papua Tengah, dan siap untuk mendukung dalam hal pembangunan.

Ketua FKUB Kabupaten Nabire, Pdt. Yunus Mbaubedari S.Th, periode 2019-2024 (sebelumnya), hadir dan memberikan sedikit pesan kepada pengurus yang baru serta memberikan ucapan selamat bertugas untuk melaksanakan tugas FKUB masa bakti 2025-2030.

Yunus Mbaubedari tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Kapolres atas dukungan serta koordinasi, kerjasama yang baik, FKUB yang sudah selama ini jalan. Dan ia berharap supaya diperhatikan untuk ketua yang baru serta teman-teman yang lain. Kebersamaan ini diharapkan dilanjutkan dengan baik.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Papua Tengah, Drs. Ignatius Robertus Adii, M.MPd, dalam sambutannya menyampaikan FKUB provinsi dan kabupaten mempunyai tugas bersama dalam hal ini menjadikan Nabire sebagai Nabi Religius, 5 agama ada untuk menjadikan orang bertobat.

"Salah satu tugas sudah dimulai, kerjasama antara FKUB provinsi dan kabupaten ketika rumah sakit Siriwini menjadi sorotan kita berdoa," katanya.

Melalui doa dan membangun komunikasi serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada, mulai dari kantor bupati yang ada, sehingga tidak semata-mata menjadi pemadam kebakaran seperti yang tadi dibicarakan. Bukan pemadam kebakaran tetapi membangkitkan orang supaya hidup dalam Rohani, sehingga ‘Nabi Religius’ itu terwujud di Kabupaten Nabire.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Bupati Nabire, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nabire, Kepala Kemenag Nabire atau yang mewakili serta FKUB Provinsi Papua Tengah dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).(edi)