NABIRE - Festival Cap Go Meh yang dirangkai dengan perayaan HUT ke-2 Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Nabire, dilangsungkan di Aula Gereja Katolik Kristus Sahabat Kita (KSK), pada Jumat (25/4/25) hingga Sabtu (26/4/25). Acara juga dimeriahkan kuliner nusantara dan kuliner mama-mama Papua yang mengisi 49 stand yang disiapkan panitia.

Tak hanya itu, acara juga dimerahkan tampilan hiburan Barongsai, DJ Lie Juan, Penyanyi Huang Jia Jia, Band Pemuda PSMTI, Drama Cap Go Meh (CGM), Karoke Mandarin, K-POP Dance. Ada juga hadiah menarik 3 motor yang disiapkan, dan terdapat 31 sponsor, donatur yang lebih dari 30 orang, serta mitra kerja sekitar 7.

Dalam sambutannya Ketua Panitia Perayaan Festival Cap Go Meh 2025, Alex Manibuy mengatakan, seiring dengan berjalannya waktu tanpa terasa hari ini perayaan Festival Cap Go Meh sekaligus merayakan HUT PSMTI yang ke-2, dapat berbagi kebahagiaan dengan seluruh masyarakat Kota Nabire.

Dirinya berharap masyarakat Kota Nabire dapat menikmati sajian kuliner, serta hiburan-hiburan terbaik yang disajikan oleh PSMTI.

"Kami berharap juga keterlibatan seluruh UMKM yang ikut berpartisipasi di kegiatan Cap Go Meh ini dapat menginspirasi banyak pelaku kuliner. Sekaligus menjadi perhatian pemerintah baik Provinsi Papua Tengah maupun Pemerintah Kabupaten Nabire," ujar Alex Manibuy.

Sementara itu, Ketua PSMTI Kabupaten Nabire, Antoni Wijaya, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanan Festival Cap Go Meh 2025 masih terdapat banyak kekurangan dan kelemahan dari sisi panitia.

"Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami, hingga terlaksananya festival ini. Semoga kedepan festival cap go meh akan semakin besar lagi, akan semakin dikenal oleh masyarakat luas, dan akan bisa memberikan manfaat kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah," ujarnya.

Mewakili Bupati Nabire, Wakil Bupati Kabupaten Nabire, Burhanuddin Pawennari dalam sambutannya menyampaikan selamat merayakan Cap Go Meh dan selamat ulang tahun ke-2 kepada keluarga besar PSMTI Kabupaten Nabire. Dirinya berharap terus tumbuh menjadi organisasi sosial yang solid, berkontribusi bagi masyarakat, dan menjadi perekat persaudaraan antar warga di Tanah Papua.

"Cap Go Meh adalah bagian dari warisan budaya Tionghoa yang begitu kaya. Perayaan ini bukan sekedar seremoni penutup tahun baru imlek. Tetapi juga momen untuk mempererat kebersamaan, menjunjung nilai gotong royong, serta memperkokoh semangat toleransi dan harmoni antar umat beragama dan antar etnis," ucapnya.

Dirinya juga mengapresiasi berbagai kegiatan sosial dan budaya yang telah dilakukan oleh PSMTI Kabupaten Nabire selama 2 tahun terakhir.

Burhanuddin berharap, momentum Cap Go Meh dan Ulang Tahun PSMTI ini menjadi energi positif bagi semua, untuk terus menjaga kedamaian, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan di Kabupaten Nabire. (edi/Feb)