Evaluasi Pilkada 2024 Deiyai : KPU Apresiasi Partisipasi dan Transparansi Anggaran
NABIRE - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Deiyai tahun 2024 telah usai, dan kini memasuki tahap evaluasi serta penyerahan sisa dana hibah.

NABIRE - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Deiyai tahun 2024 telah usai, dan kini memasuki tahap evaluasi serta penyerahan sisa dana hibah. Bertempat di Rumah Makan Sarikuring pada Rabu (7/5/2025), Wakil Bupati Deiyai, Ayub Pigome, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas kelancaran dan keamanan jalannya pesta demokrasi tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pigome secara khusus menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran KPU Kabupaten Deiyai. Dirinya mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi dan profesionalisme KPU sejak tahapan pendaftaran kandidat hingga penghitungan suara. Meskipun diwarnai berbagai kendala, KPU dinilai mampu melaksanakan setiap tahapan dengan baik, aman, dan damai.
Lebih lanjut, apresiasi juga disampaikan terkait pengelolaan anggaran Pilkada. Wakil Bupati Pigome menyatakan rasa syukurnya karena KPU telah menyelesaikan semua pembayaran dan mengembalikan sisa dana hibah kepada pemerintah daerah. Dia mengapresiasi transparansi dan akuntabilitas KPU dalam pengelolaan keuangan negara.
Ketua KPU Kabupaten Deiyai, Yulianus Mote, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai atas dukungan penuh dalam penyelenggaraan Pilkada 2024. Dirinya menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mencairkan dana hibah secara bertahap, yakni 40% pada 21 Desember 2024 dan 60% pada 31 Desember 2024.
Dana hibah tersebut, lanjut Ketua KPU, telah digunakan secara efisien untuk berbagai tahapan Pilkada, mulai dari perekrutan petugas, pemutakhiran data pemilih, sosialisasi, peluncuran Pilkada, sayembara logo dan maskot, hingga percetakan surat suara dan logistik lainnya. Meskipun masih terdapat beberapa kegiatan yang belum terealisasi, KPU berupaya maksimal dalam mengelola anggaran yang ada.
Lebih lanjut, Ketua KPU Deiyai menyoroti beberapa agenda penting ke depan terkait dengan proses pemilihan. Pihaknya akan fokus pada sosialisasi sistem demokrasi yang lebih baik, termasuk perbaikan sistem noken. Selain itu, sosialisasi juga akan menyasar berbagai kelompok masyarakat, termasuk pemilih pemula, perempuan, dan penyandang disabilitas.

KPU Deiyai juga berencana melakukan edukasi demokrasi melalui program "KPU Go to School and Campus" untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap pentingnya partisipasi dalam pemilu.
Terkait dengan penyerahan sisa dana hibah, Bendahara KPU Deiyai telah melakukan transfer dana sebesar Rp 1.699.210.481 ke rekening kas umum daerah Kabupaten Deiyai dua hari sebelumnya. Penyerahan secara simbolis dilakukan pada kesempatan tersebut.
Ketua KPU Deiyai juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Deiyai yang telah berpartisipasi aktif dalam Pilkada 2024. Meskipun terdapat perbedaan pilihan dan dinamika di antara masyarakat, proses pemilihan dengan sistem noken berjalan aman, lancar, dan tertib.
Sementara itu, Octo Takimia, perwakilan sosialisasi KPU Provinsi Papua Tengah, memberikan apresiasi khusus kepada KPU Kabupaten Deiyai. Dari delapan kabupaten di Papua Tengah, Deiyai menjadi yang pertama mengembalikan sisa dana hibah. Langkah ini dinilai sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas yang patut dicontoh oleh KPU kabupaten lainnya.

Octo Takimai juga berharap agar pemerintah daerah dapat terus mendukung tahapan pemilihan selanjutnya, termasuk pemutakhiran data pemilih. Ia mendorong kabupaten lain untuk mengikuti langkah positif yang telah ditunjukkan oleh KPU Deiyai dalam pengelolaan anggaran Pilkada.
Dengan berakhirnya tahapan evaluasi dan penyerahan sisa dana hibah, diharapkan pelaksanaan Pilkada 2024 di Kabupaten Deiyai dapat menjadi pembelajaran berharga untuk penyelenggaraan pemilu di masa mendatang, dengan mengedepankan partisipasi masyarakat, transparansi anggaran, dan proses yang aman serta damai.(sam/feb)
Bagikan artikel ini


