NABIRE - Dharma Wanita Persatuan (DWP) merupakan organisasi besar milik istri para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sangat legal.

Namun belakangan ini DWP dipandang dengan sebelah mata.

Sehingga hal ini menjadi tuntutan bagi kepengurusan DWP yang baru.

Namun selaku penasihat yang juga menjabat Sekda Nabire akan terus memberikan perhatian bagi DWP.

Hal ini disampaikan Sekda Nabire, Daniel Maipon, SSTP, ketika hadir dan menutup kegiatan Musyawarah Daerah IV Dharma Wanita Persatuan (DWP), Kamis (8/4/21) di aula Dinas PUPR Nabire.

Kata Maipon, mulai tahun ini selaku Sekda akan memberikan alokasi dana secara khusus bagi DWP Kabupaten Nabire.

Agar dapat menunjang seluruh kegiatan DWP dan kelak DWP bisa mandiri dan mampu menjalankan seluruh program kerjanya.

Selain membantu DWP, selaku Sekda juga akan mengundang seluruh pimpinan Organisasi Perangkat daerah (OPD) guna menghidupkan kembali Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang selama ini sudah tidak lagi terlihat kepengurusannya.

Karena selaku Sekda telah berkeyakinan untuk menghidupkan dua organisasi besar ini guna mengayomi seluruh PNS dan juga istri-istri PNS. Sebab dengan berjalannya waktu terlihat benar dua organisasi ini kurang adanya perhatian yang serius.

Untuk itu selaku Sekda meminta agar lewat DWP dapat mengajak semua istri untuk dapat berperan aktif mendukung para suami-suami, agar selalu rajin masuk kantor.

Tetapi seorang istri juga harus mampu menjadi surga bagi suami dan anak-anak di rumah.

Sehingga selaku penasihat dari pada DWP Kabupaten Nabire meminta agar kepengurusan yang baru dapat melanjutkan tugas dan kerja serta program-program yang telah dikerjakan pengurus lama.

  Karena tugas dalam berorganisasi sangat berat dan besar.

Dengan demikian dalam menjalankan organisasi yang besar ini selalu harus bersinergis langsung dengan DWP yang ada di tingkat OPD.

Dan juga DWP yang ada di tingkat distrik dan kelurahan.

  Sehingga kelak lahilah hubungan kerja yang harmonis. (des)