NABIRE - Bupati terpilih Kabupaten Dogiyai periode tahun 2017-2022, Yakobus Dumupa, berjanji akan melibatkan semua pihak untuk membangun daerahnya. Hal itu ia sampaikan agar mencapai pembangunan berjalan secara baik dan benar. “Agar Dogiyai bahagia dapat terwujud, maka sejumlah hal harus diperhatikan, diantaranya melibatkan semua pihak,” kata Yakobus Dumupa, usai sidang anggaran di aula Hotel Mahavira, Sabtu (23/12) kemarin. Dumupa menilai pembangunan merupakan proses panjang yang melingkup segala aspek. Hal itu harus diimbangi dengan pemahaman pelaksanaan pembangunan yang melibatkan semua pihak dalam seluruh proses pembangunan Dogiyai. Bukan hanya pemerintah karena semua pihak harus terlibat aktif dalam proses pembangunan mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi, tetapi melainkan masyarakat juga sangat penting. Dumupa yang berpasangan dengan Oskar Makay sebagai wakil bupati punya niat menghindari tindakan provokatif dan perpecahan dalam membangun daerahnya. Ia juga menjamin pemerintahan yang dijalankan punya disiplin kerja, anti KKN, patuh terhadap aturan yang ada, dan para pegawai yang tidak masuk di kantor, akan pangkas gaji pegawai, bagi yang malas masuk kantor. Masa politik sudah selesai, apa yang ia rencanakan itu berkaitan dengan proses pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Dogiyai yang dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Dogiyai bahagia, wujudkan masyarakat pintar dan mandiri. Mantan anggota MRP ini mengaku, telah mengindentivikasi dua belas masalah besar yang ada dalam kehidupan bermasyarakat dan berpemerintahan di Kabupaten Dogiyai selama ini. “Saya telah merancang bagaimana cara mengatasi masalah tersebut, yang akan dilaksakan melalui implementasi visi, misi dan program kerja, yang jelas kami bukan mengatakan 100 hari kerja tetapi melainkan kita harus bekerjasama mulai dari pemerintah dan masyarakat Dogiyai. Maka pekerjaan pembangunan di Dogiyai akan teratasi dengan cepat,” katanya. Bupati memperhatikan bidang infratsruktur, pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik. “Jangan hanya duduk manis di kantor, tapi harus lebih banyak mengontrol SKPD-SKPD dalam menjalankan tugasnya,” tambahnya seraya berharap kepada semua masyarakat Dogiyai dan para aparatur pemrintahan Dogiyai, mari kita bekerja sesuai aturan yang ada, jangan malas masuk kantor, kita harus melayani masyarakat sepenuh hati dan tulus. (ris)