NABIRE — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Papua Tengah berkolaborasi dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Nabire menggelar pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) gratis bagi masyarakat.

Pelayanan tersebut dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, kompleks Bandara Lama Nabire, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI sekaligus bentuk komitmen pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah dan dekat dengan masyarakat, sejalan dengan visi Papua Tengah Terang di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa, S.H., dan Wakil Gubernur Deinas Geley, S.Sos., M.Si.

Kepala Seksi Evaluasi dan Monitoring Data Kependudukan Dinas Dukcapil dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung Provinsi Papua Tengah, Herman Anou, S.Sos., M.IP., mengatakan masyarakat dapat mengakses berbagai layanan dokumen kependudukan tanpa dipungut biaya.

“Dalam aksi pelayanan Adminduk ini, masyarakat mendapatkan pelayanan secara gratis, antara lain pengurusan dan pemutakhiran Kartu Keluarga (KK), KTP-el, Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, serta berbagai layanan perubahan dan pemutakhiran data kependudukan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Herman.

Pastikan Data Warga Akurat

Menurut Herman, pelayanan jemput bola tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh dokumen kependudukan, tetapi juga memastikan data penduduk tetap akurat, lengkap, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dokumen kependudukan, kata dia, merupakan bagian penting dalam memastikan setiap warga mendapatkan hak pelayanan publik dan kepastian hukum.

“Tujuan utama pelayanan administrasi kependudukan gratis adalah memberikan keabsahan identitas, kepastian hukum, dan menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan dokumen kependudukan tanpa hambatan biaya,” katanya.

Karena itu, sinergi antara pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Nabire diharapkan mampu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang selama ini masih mengalami kendala dalam mengurus atau memperbarui dokumen kependudukan.

Warga Antusias


Pelayanan gratis tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa sekaligus melengkapi dokumen administrasi kependudukan mereka.

“Kami berterima kasih karena banyak masyarakat Provinsi Papua Tengah yang hadir dan memanfaatkan layanan ini demi memastikan kelengkapan dokumen administrasi kependudukan yang akurat,” ujar Herman.

Ia menambahkan, Dinas Dukcapil Papua Tengah akan terus mendorong inovasi pelayanan untuk meningkatkan kualitas administrasi kependudukan.

Menurutnya, data kependudukan yang akurat menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Melalui pelayanan Adminduk gratis tersebut, masyarakat juga diharapkan semakin memahami pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang sah serta aktif melakukan pemutakhiran data apabila terjadi perubahan.

“Dokumen lengkap, data akurat, pelayanan dekat dengan masyarakat menuju Papua Tengah Terang,” pungkas Herman. (Humas Pemprov Papua Tengah)