Dua Wamen Tinjau Proyek Pusat Pemerintahan Papua Tengah

NABIRE - Pemerintah pusat melalui Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU), Diana Kusumastuti bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, didampingi Gubernur Papua Tengah, Wakil Gubernur Papua Tengah serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Tengah, Ketua MRP dan DPR Papua Tengah, melakukan kunjungan kerja ke kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kaladiri, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Rabu (3/06/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung progres pembangunan sejumlah infrastruktur pemerintahan strategis, yakni Kantor Gubernur Papua Tengah, Gedung DPRD Papua Tengah dan Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah yang saat ini tengah dibangun secara bersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen PU, Diana Kusumastuti mengaku terkesan dengan perkembangan pembangunan yang berlangsung di Provinsi Papua Tengah. Menurutnya, pembangunan tiga gedung pemerintahan utama secara stimultan merupakan langkah besar dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di daerah otonom baru tersebut.
“Saya cukup surprise dan memberikan apresiasi kepada Papua Tengah karena saat ini secara bersamaan sedang membangun tiga gedung penting, yaitu Kantor Gubernur, Kantor DPRD dan Kantor MRP. Dari hasil peninjauan tadi, progres pembangunannya cukup baik,” ujar Wamen PU.
Ia menjelaskan berdasarkan laporan dan hasil pemantauan di lapangan, pekerjaan konstruksi menunjukkan perkembangan yang positif. Oleh karena itu, pihaknya berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah, kalau kita lihat progresnya cukup bagus. Mudah-mudahan seluruh pekerjaan bisa selesai tepat waktu sesuai target yang telah dijadwalkan, yaitu pada akhir Desember 2026,” katanya.
Diana menambahkan, keberadaan kompleks perkantoran tersebut nantinya akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Papua Tengah.
“Pembangunan ini diharapkan dapat mendorong jalannya pemerintahan Provinsi Papua Tengah menjadi lebih efektif dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Meski demikian, Wamen PU menyebut masih terdapat sejumlah aspek teknis yang perlu dibahas lebih lanjut bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Beberapa usulan perubahan desain dan penyesuaian teknis bangunan akan dikaji secara mendalam agar tetap sesuai dengan kebutuhan daerah serta ketentuan yang berlaku.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Papua Tengah terkait beberapa detail teknis yang diusulkan. Ada beberapa perubahan yang perlu dibahas lebih lanjut, termasuk terkait desain dan bagian tertentu dari bangunan. Hal ini akan kami kaji secara lebih detail bersama pemerintah daerah,” jelasnya.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memastikan pembangunan infrastruktur pemerintahan di Papua Tengah berjalan sesuai rencana, baik dari sisi kualitas pekerjaan, ketepatan waktu maupun pemanfaatannya untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan di provinsi termuda di Tanah Papua tersebut. (agustinus)
Bagikan artikel ini



