NABIRE – Dua mahasiswa asal Nabire dari keluarga tak mampu di Kabupaten Nabire menerima beasiswa dari Presiden melalui program bantuan BIDIK. Beasiswa BIDIK ditangani langsung oleh Presiden untuk membiaya mahasiswa yang berprestasi dari keluarga miskin.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Nabire, Zakeus Petege di ruang kerjanya, Senin (12/7) mengatakan dua mahasiswa dari keluarga miskin di Kabupaten Nabire telah menerima beasiswa BIDIK Mahasiswa yang ditangani langsung oleh Presiden. Dua mahasiswa tersebut, satu mahasiswa di Bandar Lampung dan satu mahasiswa lagi di Semarang. Mahasiswa di Semarang, Murib menerima beasiswa tersebut sejak 2018 dan satu mahasiswa di Bandar Lampung dalam tahun 2019.

Zakeus Petege menjelaskan, dua mahasiswa tersebut diketahui setelah mengurus persyaratan di Dinas Sosial. Karena, penerima beasiswa tersebut harus terdaftar di DTKS untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sebab, sebelumnya kedua mahasiswa tersebut tidak memiliki KIP karena tidak terdata di DTKS.

Sekretaris Dinsos ini menjelaskan, Dinas Nabire serius menangani validasi data keluarga miskin (tak mampu) untuk membidik keluarga tak mampu di daerah ini bisa mendapat bantuan kesehatan dari pemerintah pusat melalui BPJS KIS (Kartu Indonesia Sehat) PBI APBN dan anak-anaknya dibiayai oleh pemerintah dengan memiliki KIP setiap anak dari keluarga tak mampu. Karena, dengan memiliki KIP, pemerintah menanggung biaya pendidikan hingga bisa menyelesaikan pendidikan sarjana.

Bahkan, kata Zakeus Petege, apabila anak dari keluarga tak mampu yang masuk di DTKS dan mendapat KIP berprestasi di perguruan tinggi, bisa mendapat beasiswa BIDIK Miskin yang ditangani Presiden seperti diterima dua mahasiswa asal Nabire.

Ia menilai, soal bantuan pangan saja, warga kita bisa mencari makan sendiri. Tetapi, soal pelayanan kesehatan dan pendidikan anak-anak dari keluarga tak mampu perlu dibantu oleh pemerintah melalui BPJS KIS dan KIP.

Sekretaris Dinas Sosial ini menambahkan dengan semakin banyak bantuan sosial yang diterima masyarakat di daerah ini, otomatis membantu pemerintah daerah, negara ikut membiayai sebagian dari keluarga kita di Nabire melalui dana dari pusat sehingga ikut meringankan beban daerah. (ans)