NABIRE – Pada pertama jalannya pelaksanaan Ujian Sekolah (US), Kamis (5/3/2020) bagi 663 murid dari 16 SMK yang ada di Kabupaten Nabire, sebanyak dua anggota DPRD dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire langsung melakukan kunjungan dan pemantauan di tiga (3) SMK yang ada di Kabupaten Nabire dari 16 SMK yang ada. Pada kunjungan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Nabire meminta 2 anggota DPRD untuk meninjau langsung pelaksanaan US di SMK Petra Nabire dan selanjutnya ke SMK Pongtiku serta ke SMK Negeri 1, kemudian bergerak ke wilayah timur untuk melihat langsung kegiatan US bagi 29 murid di SMKN 3 Nabire yang terletak di Kampung Lagari Jaya Distrik Makimi. Di saat melakukan kunjungan kerja serta memantau jalannya US tersebut, salah satu anggota DPRD Kabupaten Nabire Moh. Iskandar, SP di 4 SMK yang telah dikunjungi tersebut, memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang dengan setia dan penuh semangat melaksanakan US, walaupun kita ketahui bersama bahwa ujian kali ini bagi SMA/MA dan SMK tidak diberikan bantuan dana oleh Dinas Pendidikan Provinsi Papua. Sehingga untuk memasuki 3 tahun pelajaran ini, setelah adanya pemutasian status guru SMA/MA dan SMK menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Provinsi tidak ada bantuan dana, bahkan menyisakan banyak masalah hingga hak-hak bagi guru–guru SMA/MA dan SMK di tiap kabupaten/kota. Dan pada saat melakukan kunjungan untuk melihat dari dekat 257 murid SMKN 1 Nabire, terdiri dari 7 ruangan ujian, 2 anggota DPRD dan Kepala Dinas Pendidikan melihat dari dekat sistim Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) HP Android yang dikuti 257 murid selama US berjalan tiga hari.(des)NABIRE – Pada pertama jalannya pelaksanaan Ujian Sekolah (US), Kamis (5/3/2020) bagi 663 murid dari 16 SMK yang ada di Kabupaten Nabire, sebanyak dua anggota DPRD dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire langsung melakukan kunjungan dan pemantauan di tiga (3) SMK yang ada di Kabupaten Nabire dari 16 SMK yang ada. Pada kunjungan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Nabire meminta 2 anggota DPRD untuk meninjau langsung pelaksanaan US di SMK Petra Nabire dan selanjutnya ke SMK Pongtiku serta ke SMK Negeri 1, kemudian bergerak ke wilayah timur untuk melihat langsung kegiatan US bagi 29 murid di SMKN 3 Nabire yang terletak di Kampung Lagari Jaya Distrik Makimi. Di saat melakukan kunjungan kerja serta memantau jalannya US tersebut, salah satu anggota DPRD Kabupaten Nabire Moh. Iskandar, SP di 4 SMK yang telah dikunjungi tersebut, memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang dengan setia dan penuh semangat melaksanakan US, walaupun kita ketahui bersama bahwa ujian kali ini bagi SMA/MA dan SMK tidak diberikan bantuan dana oleh Dinas Pendidikan Provinsi Papua. Sehingga untuk memasuki 3 tahun pelajaran ini, setelah adanya pemutasian status guru SMA/MA dan SMK menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Provinsi tidak ada bantuan dana, bahkan menyisakan banyak masalah hingga hak-hak bagi guru–guru SMA/MA dan SMK di tiap kabupaten/kota. Dan pada saat melakukan kunjungan untuk melihat dari dekat 257 murid SMKN 1 Nabire, terdiri dari 7 ruangan ujian, 2 anggota DPRD dan Kepala Dinas Pendidikan melihat dari dekat sistim Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) HP Android yang dikuti 257 murid selama US berjalan tiga hari.(des)