SUGAPA – DPR Kabupaten Intan Jaya menggelar rapat paripurna dalam rangka persertujuan bersama Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Intan Jaya Tahun 2025–2029 dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Intan Jaya Tahun Anggaran 2024, Selasa (2/9/25) kemarin.

Dalam sambutannya, Bupati Aner Maisini, S.Kom, SH, MH, mengatakan, ada dua agenda utama yang menjadi fokus pembahasan. Pertama, persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Intan Jaya Tahun 2025–2029. RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan yang sangat strategis, karena menjadi pedoman arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan. Dokumen ini disusun selaras dengan RPJPD, RPJMN, serta visi-misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Dengan demikian, RPJMD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan kontrak pembangunan daerah yang harus kita jalankan bersama.

Kedua, pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Intan Jaya Tahun Anggaran 2024. Laporan pertanggungjawaban ini merupakan bentuk akuntabilitas dan transparansi pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerah untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat. Kami menyadari bahwa pengelolaan anggaran tentu masih menghadapi berbagai tantangan, namun dengan kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif, kita dapat memperbaiki kekurangan dan memperkuat keberhasilan yang sudah dicapai.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan segenap anggota DPRK Intan Jaya yang telah bekerja keras dalam pembahasan bersama pemerintah daerah, sehingga kedua agenda ini dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” tuturnya.

Dirinya berharap dengan ditetapkannya RPJMD 2025–2029, memiliki komitmen bersama untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan, yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Intan Jaya. Melalui pertanggungjawaban APBD 2024, dapat semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada hasil.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, kaum perempuan, pemuda, hingga dunia usaha untuk bergandengan tangan bersama pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Intan Jaya yang lebih maju, sejahtera, aman, dan bermartabat,” pungkasnya. (ppn)