NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire untuk menyiapkan satu buah abgkutan laut berupa taxi laut untuk mengangkut hasil dari masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan. Angkutan tersebut mempermudah masyarakat untuk mengangkut hasil ke dekat pasar.

Hal ini diusulkan dalam rapat dengar pendapat antara Komisi C DPRD Kabupaten Nabire dengan mitranya Dinas Perhubungan di Ruang Badan Musyawarah (Bamus), Kamis (16/9) pagi.

Frans Hei mengatakan, selama ini kita lebih banyak bicara masalah perhubungan darat dan udara. Oleh karena itu, meminta kepada Dinas Perhubungan untuk mengadakan taxi laut untuk mengangkut hasil dari masyarakat yang selama ini tinggal di kepulauan dan pesisir pantai. Taxi laut ini untuk mengangkut hasil dari masyarakat agar masyarakat dari pesisir dan pesisir pantai juga membawa hasil mereka ke dekat pasar yang ada di kota Nabire.

Frans Hei mengatakan, selama ini hasil dari masyarakat dari pesisir dan kepulauan tidak langsung ke dekat pasar. Tetapi dengan taxi laut bisa membawa hasil mereka ke dekat pasar di kota. “Saya minta Dinas Perhubungan, tolong mengadakan taxi laut untuk membantu masyarakat pesisir pantai kepulauan untuk mengangkut hasilnya ke dekat pasar. Tolong, tolong satu taxi laut untuk masyarakat pesisir dan kepulauan,” pintanya.

Sementara pelayanan masyarakat di darat, Ketua Komisi C, Andreas Heluka meminta pelayanan armada angkutan umum di kawasan Barat Nabire yakni Wanggar dan Yaro untuk membantu masyarakat angkut hasil usahanya ke kota.

Heluka menjelaskan, selama ini masyarakat angkut hasil ke kota tetapi pendapatan yang diperoleh tidak seimbang dengan penjualan hasil di pasar. Karena, masyarakat membayar mahal untuk mengangkut hasil ke pasar.

Masalah ini juga didukung Karel Tabuni yang diutus masyarakat Yaro. Kesulitan yang dihadapi masyarakat di Wanggar dan Yaro, masalah angkutan umum. Hasil yang diperoleh dari jualan di pasar tidak seimbang dengan pengeluaran biaya angkutan. Oleh karena itu, masyarakat di sana membutuhkan angkutan umum. (ans)