DPRD Nabire Pertanyakan Tagihan Pajak Belakang Pertokoan dan Kios Buton
NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire melalui Komisi B mempertanyakan besaran income yang diperoleh dari penagihan kepada pedagang belakang pertokoan Oyehe dan kios “Buton” di samping Kantor Pos Nabire dan Bukit Barisan, Nabire. Dewan juga mempertanyakan izin usaha dari dua kelompok pedagang tersebut.

NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire melalui Komisi B mempertanyakan besaran income yang diperoleh dari penagihan kepada pedagang belakang pertokoan Oyehe dan kios “Buton” di samping Kantor Pos Nabire dan Bukit Barisan, Nabire. Dewan juga mempertanyakan izin usaha dari dua kelompok pedagang tersebut.
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Nabire, Hj Katherin Maruanaya saat rapat dengan pendapat antara Komisi B dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Jumat (16/9) mempertanyakan apakah pedagang belakang pertokoan Oyehe sudah mengantongi izin usaha atau tidak. Sebab, mereka ditarik retribusi dari Kelurahan Oyehe sebesar Rp 200.000 per bulan...
Bagikan artikel ini



