NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire melalui kelompok III Hearing DPRD Nabire menyerahkan bantuan bahan makanan (Bama) kepada korban kebakaran di Kompleks Hotel Jepara Indah, Auri, Kelurahan Girimulyo, Nabire, Senin (7/6). Bantuan tersebut diberikan saat Kelompok III Hearing DPRD Nabire dipimpin, Hj. Katherin Maruanaya melaksanakan hearing ke warga korban kebakaran.

Selain kelompok III bertemu dengan warga korban si jago merah di Auri beberapa waktu lalu, Wakil Ketua II DPRD Nabire, H. Moh Iskandar, SP di ruang kerjanya, Selasa (8/6) menjelaskan, selama dua hari ini, sejak kemarin DPRD Nabire melaksanakan kegiatan hearing. Kelompok III memilih hearing dengan warga korban kebakaran di Auri.

Iskandar menjelaskan, heraing DPRD Nabire terbagi atas 4 kelompok. Hearing DPRD kelompok III yang dipimpin Hj. Katherin Maruanaya bertemu dengan warga korban kebakaran, sementara kelompok lain ke Kampung Lani, Tanah Longsor, Kampung Wiraska, dan Siriwo.

Iskandar yang juga anggota Kelompok III Hearing DPRD Nabire menambahkan, saat hearing Senin lalu, anggota dewan membantu keluarga yang tertimpa musibah kebakaran berupa bahan makanan kepada warga. Bahan makanan yang diserahkan berupa beras, super mie, minyak goreng Bimoli isi 5 liter dan telur.

Selain menyerahkan, anggota dewan juga tanya jawab dengan 14 keluarga korban kebakaran didampingi Ketua RT IV dan Lurah Girimulyo di Posko Bencana Kebakaran Kompleks Jepara Indah.

Ketika ditanya tentang sebab musabab kebakaran tersebut, Wakil Ketua II DPRD Nabire ini mengatakan tidak dipastikan tetapi sebagian dari musibah kebakaran yang terjadi selama ini, akibat kostlet (arus pendek).

Oleh sebab itu, kata Iskandar, DPRD perlu memanggil PLN untuk mendengar keterngan PLN dan mencari solusi bersama supaya pengurangan musibah kebakaran di daerah ini.

Sementara itu, anggota dewan Clemens Danomira menilai terjadinya banyak musibah kebakaran akibat arus pendek karena banyak kabel liar di tengah pemukiman warga. Diantaranya, penyambungan liar dan instalasi yang tidak memenuhi standar karena pemasangan meteran tidak profesional

Danomira menilai, pemasangan liar dan instalasi listrik yang tidak rapih juga dapat mempangaruhi terjadinya korstleting (arus pendek). ( ans)