DPRD Minta Bantuan Pendidikan untuk Mahasiswa Asal Nabire
NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire untuk menganggarkan dana
Bagikan
NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire untuk menganggarkan dana bantuan pendidikan kepada mahasiswa murni asal Kabupaten Nabire melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nabire. DPRD juga meminta Pemkab Nabire untuk membangun asrama di beberapa kota studi di luar Nabire.Permintaan biaya pendidikan bagi mahasiswa murni dan asrama mahasiswa asal Kabupaten Nabire di beberapa kota studi ini mengemuka saat diskusi antara Gabungan Komisi DPRD dengan eksekutif yang dihelat di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Nabire, Senin (4/12) dipimpin Ketua Dewan, Marthen Douw. Sementara eksekutif dipimpin langsung Bupati Nabire, Isaias Douw, dihadiri Wakil Bupati, Amirullah Hasyim, Plt Sekda Nabire, I Wayan Minyata dan pimpinan Organissi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Nabire.Dewan melalui komisi meminta kepada pemerintah untuk membangun asrama mahasiswa asal kabupaten Nabire di beberapa kota studi di luar Nabire. Karena, beberapa asrama yang ada, kondisinya mulai rusak sehingga perlu dilakukan perbaikan dan pembangunan asrama di kota studi yang belum ada asrama Pemkab Nabire.Ketua DPRD Kabupaten Nabire, Marthen Douw menambahkan, tidak hanya asrama tetapi dewan meminta untuk menganggarkan dana bantuan pendidikan bagi mahasiswa asal Kabupaten Nabire yang sedang belajar di beberapa kota studi di luar Nabire. “Saya minta, pemerintah untuk menganggarkan dana pendidikan lewat APBD. Saya minta jawaban tegas dari Bupati,” tegasnya.Menanggapi permintaan dewan, Bupati Nabire Isaias Douw mengatakan kondisi keuangan daerah terbatas. Oleh karena itu, bantuan kepada mahasiswa yang disampaikan dewan akan dipertimbangkan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.Menyinggung asrama, Bupati Isaias mengatakan kota studi Jayapura dan Manokwari sudah ada, akan dipikirkan untuk perbaikan. Karena untuk membangun satu asrama di luar, butuh dana milyaran. Oleh sebab itu, pembangunan assama akan disesuai dengan kemampuan keuangan daerah.Untuk memperjelas sasaran bantuan pendidikan khususnya mahasiswa asal Kabupaten Nabire, Bupati Isaias mengatakan, mulai tahun anggaran 2018, bantuan pendidikan bagi mahasiswa asal Kabupaten Nabire akan diberikan. Tetapi, bantuan tersebut khusus bagi mahasiswa asli yang berasal asli dari distrik-distrik yang ada di daerah ini. Oleh karena itu, Bupati akan perintahkan kepala distrik untuk mendata mahasiswa murni dari distrik masing-masing dan juga akan melibatkan anggota DPRD yang berasal dari distrik se Kabupaten Nabire.(ans)
Bagikan artikel ini



