NABIRE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire yang melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kampung Pagouto, Distrik Yaro, Selasa (7/2) kecewa dengan kondisi kantor Kampung Pagouto. Karena halaman kantor kampung di dalam rumput. Bahkan, Ketua Kelompok DPRD yang mengunjungi Distrik Yaro, Marcy Kegou berang karena kepala kampung bersama stafnya tidak memperhatikan halaman kantor. Ketua Kelompok Distrik Yaro, Marcy Kegou berang kepada kepala kampung bersama staf karena aparat pemerintah terdepan di kampung ini tidak merawat kantornya sendiri, membiarkan rumput di halaman tumbuh bebas.Oleh sebab itu, ketika menemui masyarakat di Balai Kampung Pagouto, Wakil Ketua DPRD Nabire mengatakan akan meminta Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) Kabupaten Nabire untuk menahan honor dari aparat Kampung Pagouto. Honor mereka bisa dibayar apabila halaman kantor balai kampung sudah bersih. Beberapa warga yang ditanyai menilai kepala kampung bersama staf selama ini terima honor buta-buta tanpa melaksanakan tugas, termasuk membersihkan halaman kantor.Sementara itu warga lain mengungkapkan kantor kampung di dalam rumput karena saling melempar tugas untuk membersihkan halaman. Sebab, pembagian honor aparat kampung sering tidak jujur, ada pemotongan saat pembagian honor aparat sehingga aparat juga malan untuk memperhatikan halaman balai kampung.Kecewa dengan kondisi balai kampung demikian, Marcy menyampaikan kepada masyarakat di Pagouto akan kembali mempertanyakan kondisi ini secara terbuka bersama masyarakat pada Minggu (12/2) mendatang. Oleh sebab itu, ia meminta agar kepala kampung bersama aparatnya hadir dalam pertemuan tersebut. (ans)