NABIRE – Melalui proses panjang, selama hampir satu tahun sejak dimulainya pelaksanaan pemilihan legislatif pada tanggal 9 April 2014 sampai selesai tanggal 4 Maret 2015, telah final dengan dilantiknya 20 anggota DPRD Kabupaten Intan Jaya yang sah secara undang-undang.    Masyarakat Kabupaten Intan Jaya yang ada di 8 distrik dan 97 kampung mengharapkan DPRD untuk bersatu dan membangun daerah bersama-sama dengan pemerintah. Karena saat ini adalah masa pembangunan dan pemerintahan definitif, bukan lagi kita hadapi keadaan-keadaan transisi yang susah melaksanakan program-program pembangunan atau hambatan lain yang sulit melakukan pembangunan. “Pantauan kami di Kabupaten Intan Jaya sangat aman dan keadaan kondusif dan baik seperti kendala dan masalah dari pihak-pihak yang kalah politik pemilihan legislatif tahun 2014 maupun Pemilukada tahun 2012 yang lalu,” kata tokoh pemuda Intan Jaya, Alberd Wamuni, S.Sos, saat bertandang ke redaksi, Jumat kemarin.  Ia menambahkan, untuk membangun suatu daerah membutuhkan satu komitmen bersama. Serta perlu membangun koordinasi komunikasi politik yang sehat dan positif antara legislatif dan eksekutif. Sehingga outputnya di berbagai bidang pembangunan akan nampak dan masyarakat merasakan kesejahteraan. Dan juga dalam hal ini pemerintah sangat membutuhkan dukungan masyarakat. Yakni dukungan melalui DPRD sebagai wakil rakyat untuk bersama-sama melaksanakan program-program pembangunan. Karena DPRD merupakan mitra kerja pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan. “Kami sampaikan bahwa DPRD Kabupaten Intan Jaya jangan lagi sama seperti DPRD kemarin yang tidak duduk bersama-sama dengan pemerintah untuk membicarakan program-program pembangunan secara baik dan positif, tetapi mereka memikirkan dan mempertahankan kepentingan pribadi dan kelompok mereka dan melalaikan kepentingan masyarakat Intan Jaya. Saya tegaskan selama ini kita masyarakat kadang salahkan pihak eksekutif atau pemerintah saja, padahal DPRD juga yang salah banyak di dalam pertimbangan dan pengambilan keputusan bersama antara legislatif dan eksekutif,” paparnya. Dan kita tahu bahwa DPRD berfungsi sebagai legislator atau pembuat undang-undang yang sekaligus sebagai pengawal dan pengawas pemerintah dalam kinerjanya. Tetapi bagaimana DPRD tidak mendukung apa yang menjadi program pemerintah untuk kepentingan masyarakat luas. Oleh karena itu dirinya atas nama masyarakat Intan Jaya titip pesan kepada anggota DPRD terpilih, jangan berbuat lagi sama seperti beberapa DPRD sebelumnya. Harapan masyarakat melihat saudara-saudara harus tampil beda untuk mendukung program pemerintah secara baik, hati yang sehat dan positif.  “Ketika anda berfikir positif pasti pembangunan bagi masyarakat akan jadi positif juga. Dan saudara-saudara DPRD jangan berpolitik lagi di dalam rumahmu, tetapi jagalah rumahmu. Sebab Intan Jaya diibaratkan rumah kita, kalau kita jaga baik pasti barang kita tetap baik aman, kalau tidak bisa rusak/hancur tinggal nama saja,” katanya. Dituturkan, Kabupaten Intan Jaya mau berubah dan tidaknya ada ditangan DPRD dan masyarakat sedang menanti tindakan nyata dan reaksi saudara-saudara kedepan. (ros)