DPRD Ingin Ada Evaluasi Soal Penanganan Masalah Sampah
NABIRE - Dari hasil hearing atau dengar pendapat DPRD Nabire di Kelurahan Oyehe, Rabu (28/3), yang bertempat di Kantor Kelurahan Oyehe, perl
Bagikan
NABIRE - Dari hasil hearing atau dengar pendapat DPRD Nabire di Kelurahan Oyehe, Rabu (28/3), yang bertempat di Kantor Kelurahan Oyehe, perlu adanya evaluasi masalah penanganan sampah di Kelurahan Oyehe yang juga menjadi sorotan warga masyarakat Nabire. Ketua Tim Hearing DPRD Kabupaten Nabire Neles Yawan mengatakan, selain masalah sampah ada juga persoalan lain yang menjadi aspirasi dari warga masyarakat Kelurahan Oyehe, yaitu perlu adanya hydron air untuk penanganan masalah kebakaran yang berada dalam komplek Pasar Oyehe, dan warga masyarakat Oyehe meminta untuk, sepanjang Pantai Taman Gizi hingga Taman Laut Oyehe itu ubah dan dijadikan tempat wisata, sehingga tempat tersebut tidak lagi menjadi tempat untuk melakukan aktifitas hal-hal yang merugikan masyarakat seperti Miras dan perjudian Togel. Terkait persoalan sampah, selaku Ketua Tim Hearing Anggota DPRD di Kelurahan Oyehe akan mengatakan, persolan yang gampang kalau tidak ditangani secara serius pasti akan menjadi malapetaka dikemudian hari ketika dibiarkan. Dimana-mana saat ini yang menjadi permasalahan warga hanya satu yaitu, masalah sampah dan penanganannya. “Kami sebagai wakil rakyat melakukan hearing ke sejumlah kelurahan dan kampung itu pasti masalah sampah ini yang jadi bahan diskusi kita dan kami mencoba untuk kira-kira bagaimana kita bisa bersama-sama bersama masyarakat dan pemerintah mencari sebuah solusi yang terbaik untuk penanganan masalah sampah di Nabire, saya rasa ini bisa kita lakukan dengan cepat kalau masyarakat, pemerintah dan DPRD sama-sama mencari solusi terbaik kedepannya,” ungkapnya. Menurutnya, dari hasil diskusi dengan rekan-rekan DPRD dan warga masyarakat Nabire, khusus untuk masalah sampah perlu adaya sebuah komitmen bersama, antara warga masyarakat, pemerintah daerah dan masyarakat untuk memerangi sampah di Nabire. Bahkan, dari sejunmlah usulan yang diajukan oleh warga masyarakat bahwa kalau bisa penanganan sampah ini diberikan kepada pihak ketiga untuk lebih memaksimalkan persoalan sampah di Nabire. Kata Yawan, dirinya sangat setuju jika persoalan sampah ini bisa diserahkan kepada pihak ketiga untuk mengelolanya. Kenapa, pemerintah akan lebih terbantu jika pihak ketiga yang mempunyai tanggung jawab penuh dengan masalah sampah dan pasti pihak ketiga lebih bertanggung jawab, karena anggaran yang nantinya diberikan kepada pihak ketiga melalui APBD nanti tentunya akan lebih memaksimalkan kinerja pihak ketiga dalam menangani masalah sampah di Nabire. “Menurut saya memang sesuai dengan saran dan masukan dari warga Oyehe, untuk masalah sampah ini mungkin diswakelola oleh pihak ketiga, dan saya rasa itu sebuah gagasan yang baik dari warga Oyehe, dan saya sependapat sekali dengan ide ini dan besar sekali harapan saya bahwa hal ini nanti lebih berjalan maksimal karena dikelola oleh pihak ketiga,” tuturnya. (cad)
Bagikan artikel ini



