NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai meminta kepada eksekutif agar segera menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Dogiyai tahun anggaran 2021, sebelum 31 Januari mendatang.

Karena laporan dan hasil evaluasi akhir harus sudah masuk 31 Januari tetapi sampai saat ini DPRD Dogiyai belum mengesahkan dan menetapkan APBD tahun anggaran 2021.

Anggota DPRD Kabupaten Dogiyai, Yoseph Minai di Nabire, Selasa (26/1) sejak 19 Januari lalu, DPRD sudah menyurati eksekutif sebanyak tiga (3) kali untuk segera melaksanakan sidang pembahasan dan penetapan APBD tahun anggaran 2021 sebelum batas akhir diterimanya laporan dan hasil evaluasi oleh pemerintah atas, 31 Januari.

Namun, hingga saat ini belum juga dilaksanakan.

Minai mengungkap, pemerintah eksekutif bersama legislatif hanya membahas KUA/PPAS pada tanggal 15 Januari lalu tetapi belum melaksanakan sidang penetapan APBD tahun anggaran 2021.

Oleh sebab itu, Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mendesak kepada eksekutif untuk segera melaksanakan sidang paripurna pembahasan dan penetapan APBD tahun anggaran ini.

Ia menambahkan, masyarakat bersama alam Dogiyai sedang menanti kapan akan sidang paripurna untuk penetapan APBD tahun anggaran 2021.

Karena, sidang harus dilaksanakan sesuai meknisme, pemandangan umum fraksi dan pendapat akhir fraksi dan nota pengantar keuangan oleh Bupati.

Anggota DPRD Dogiyai mendesak untuk digelarnya sidang pembahasan dan penetapan APBD tahun berjalan karena sesuai UU nomor 64 tahun 2020 tentang sistim Simpida, APBD harus dilaksanakan mulai bulan Maret.

Tetapi kenyataan di Dogiyai, hingga kini legislatif bersama eksekutif belum sidang menetapkan APBD tahun anggaran 2021. Oleh sebab itu, Ketua Fraksi PPP mendesak pemerintah eksekutif untuk melaksanakan sidang paripurna penetapan APBD.

Minai mengatakan, tidak mau mengulangi penetapan APBD tahun anggaran 2020 tanpa ditetapkan melalui sidang paripurna.

Sidang APBD harus dilaksanakan, jangan dirahasikan.

Karena, besaran APBD Kabupaten Dogiyai bukan dirahasiakan tetapi harus terbuka, sidang dilaksanakan terbuka supaya diketahui oleh masyarakat dan pemerintah, bukan ditutup-tutupi tanpa sidang.

Oleh sebab itu, Minai mengatakan, hampir semua fraksi di DPRD Dogiyai mendesak untuk melaksanakan sidang penetapan APBD tahun anggaran 2021 secara terbuka, sidang yang diketahui oleh masyarakat dan pemerintah.

Ia menilai, sidang tidak harus dirahasiakan dan ditutup karena ini bukan urusan di kamar tetapi karena APBD untuk kepentingan umum, masyarakat dan pemerintah sehingga dibahas dan ditetapkan secara terbuka.

Legislator dari partai berlogo Kabah ini menyatakan heran, Bupati hanya membagikan kepada anggota dewan berupa pidato Bupati Dogiyai Nota Pengantar Keuangan, bukannya membagikan sidang APBD.

Minai mengatakan, aneh pidato bupati Pengantar Nota Keuangan dibagikan kepada anggota tanpa sidang paripurna pembahasan dan penetapan APBD Kabupaten Dogiyai tahun 2021.(ans)