DPMPTSP Minta Dukungan DPRD Tingkatkan PAD Lewat Investor
NABIRE - Setelah melakukan beberapa kunjungan dengan para mitra kerja DPRD Kabupaten Nabire Komisi B, akhirnya Selasa (28/07) kembali melaku
NABIRE - Setelah melakukan beberapa kunjungan dengan para mitra kerja DPRD Kabupaten Nabire Komisi B, akhirnya Selasa (28/07) kembali melakukan kunjungan sekaligus bersilaturahmi dan perkenalan langsung anggota Komisi B DPRD Kabupaten Nabire sebagai mitra kerja pemerintah, khususnya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Kedatangan Wakil Ketua Komisi B, Drs. Musa Malisa,A.pt, didampingi sejumlah anggota Komisi B DPRD Kabupaten Nabire antara lain, Hj. Katherin Maruanaya, Suyono, Marselus Mesak Mangopo dan Yakobus Uwiya diterima langsung Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Robert Asmuruf, SH beserta pejabat struktural maupun fungsional yang berada di dinas tersebut.
Dalam bincang-bincang dengan anggota DPRD Komisi B selaku mitra kerja, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu meminta kepada para anggota DPRD untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam hal upaya peningkatan para investor yang akan menanamkan modalnya di Kabupaten Nabire.
Sehingga, dari sektor PAD Kabupaten Nabire bisa melonjak dari tahun sebelumnya.
Kata Asmuruf, pihaknya setuju jika perizinan dipermudah, namun tetap harus sesuai aturan.
Terkait masalah perijinan, DPMPTSP Kabupaten Nabire sudah merencanakan untuk melakukan dan membuat sistem online.
Karena, berbicara kemudahan harus dimulai dari payung hukum dulu. Berbagai upaya sudah dilakukan, namun tidak boleh menabrak Perda.
Harus ada langkah fundamental, tapi kami setuju dipermudah dan diperpendek.
Perizinan ada pembatas-pembatas yang mengatur, ada tata ruang, termasuk perumahan ada batasnya.
Syarat-syarat tertentu harus lunas pajak.
Sementara itu, salah satu anggota Komisi B DPRD Kabupaten Nabire, Hj. Katherin Maruanaya mengatakan, DPRD terutama Komisi B sangat setuju dengan apa yang sudah dirancang oleh DPMPTSP Kabupaten Nabire, karena ketika sistem perizinannya dipermudah dengan sistim online, akan sangat berpengaruh terhadap pendapatan.
Dirinya menerangkan, akan mempermudah regulasi hukum dengan kondisi saat ini.
“Pasti kalau regulasinya mudah, maka akan menarik investor menanamkan modal di Kabupaten Nabire.
Dengan banyaknya investasi, maka otomatis pendapatan juga akan naik,” tutur Katherin.(cad)
Bagikan artikel ini



