DPD RI Kunjungi SMP PGRI Nabire
NABIRE - Anggota Senator Perwakilan Papua di Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Oktovianus Tebai mengunjungi Sekolah Meneg
NABIRE - Anggota Senator Perwakilan Papua di Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Oktovianus Tebai mengunjungi Sekolah Menegah Pertama Pesatuan Guru Republik Indonesia (SMP PGRI) Nabire, yang terletak di Biji Rumput, Jalan Surabaya, Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire, Rabu (26/5/21) kemarin.
Kehadiran Senator Tebai disambut hangat sang Kepala Sekolah, Stevanus Mote, S.Si bersama 137 siswa dan para dewan guru yang tengah menjalankan proses kegiatan belajar mengajar (KBM).
Dewan guru dan para siswa tampak segera bergegas menyiapakan ruangan untuk tatap muka. Kegiatan, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Usai doa, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP PGRI, Stepanus Mote,S.Si. Setelah itu mempersilahkan kepada Senator Perwakilan Papua di DPD RI, Oktopianus Tebai untuk menyampaikan sepatah dua patah kata. Selanjutnya melakukan diskusi bersama dengan siswa/i dan para dewan guru. Acara pun berlangsung penuh rasa kekeluargaan.
Oktopianus Tebai mengatakan, SMP PGRI untuk kedepan layak untuk dikembangkan baik dari segi sarana-prasana dasar maupun dari segi Sumber Daya Manusia.
Oleh karena itu Okto Tebai berjanji akan memperjuangkan baik ditingkatkan kabupaten maupun provinsi dan terutama di tingkat pusat. Agar kedepan sarpras yang dibutuhkan dapat segerah terpanuhi demi menghasilkan output dari SMP PGRI tidak kala saing dengan jebolan sekolah lainya.
Kepala Sekolah Stev sapaan akarabnya mengatakan, sekolah yang kadang tidak ternama di daerah ini ternyata disorot oleh Jakarta. Sehingga pihak sekolah berterima kasih atas kehadiran DPD RI.
“Kahadiran Pa Tebai selaku DPD RI sebagai bentuk kepedulian kepada generasi masa depan khususnya di daerah Meepago, dan kehadiran ini tentu memberikan angin segar demi pengembangan sekolah kedepan karena selama ini SMP PGRI dihantui banyak kekurangan terutama sarana prasana sekolah. Kami harus benahi dan lengkapi,” kata Stev.
Untuk itu, dituturkan Stev, pihak sekolah akan menyiapkan proposal dan memberikan kepada Anggota Senator untuk selanjutnya diteruskan kepada Kementerian Pendidikan di Jakarta.
“SMP PGRI tidak ketinggalan dalam cetak SDM, maka Pemerintah harus memperhatikan lebih serius kepada kami juga,” kata Stev. (eby)
Bagikan artikel ini



