Dorkas Murafer Berharap Program Dishub Nabire di Awal Tahun Harus Diperhatikan

NABIRE - Pembangunan Halte Penumpang Transit di Terminal Oyehe yang terkena musibah angin kencang beberapa waktu lalu masih tunggu tindak lanjut, karena ini baru awal tahun dan saat ini berada di awal tahun 2026 ini.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire, Dorkas Murafer, SE, kepada Papuapos Nabire saat diwawancarai, Selasa (3/2/26) mengatakan, halte penumpang transit di Terminal Oyehe jatuh karena faktor alam dan beberapa waktu lalu dari dinas sudah turun langsung dan membongkar dan mengangkat puing-puing bangunan sisa.
"Jadi sementara kami belum bisa membangun bangunan halte, sementara kami berharap agar Bupati dan Wakil Bupati Nabire bisa melihat dan membantu kami untuk program awal tahun Dishub bisa diprioritaskan, karena halte tersebut sangat penting," ujar Dorkas.
Dorkas menambahkan, bukan halte saja, ada juga beberapa program yang sudah diprogramkan dan sudah diajukan tinggal tunggu diproses saja.
Dorkas mewakili kepala dinas dan jajaran berharap agar usulan program Dinas Perhubungan Kabupaten Nabire agar segera ada kebijakan khusus untuk diproses, karena hal tersebut sangat penting menyangkut Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) sehingga retribusi bisa lancar.
"Karena kalau kami tidak bangun halte tersebut nanti tidak ada retribusi, karena tidak ada kendaraan bermotor yang masuk di area terminal," ujar Dorkas.

Pantauan Papuapos Nabire di lapangan, ada halte sementara yang dibuat dari para sopir di Terminal Oyehe, yang mana dijalur taksi Samabusa dan memang halte tersebut harus diperhatikan secepat mungkin area terminal sampai saat ini masih lancar dan wajib membayar karcis distribusi parkir.(rob)
Bagikan artikel ini



