NABIRE – Masyarakat dari 7 distrik di Kabupaten Dogiyai menolak untuk menerima bantuan beras cadangan pemerintah (BCP) yang mulai distribusikan, Senin (1/6) lalu. Pemerintah hanya menyalurkan BCP hanya kepada 3 distrik di sekitar Lembah Kamu. Masyarakat menolak BCP dengan permintaan distribusi bantuan pemerintah, tidak hanya BCP tetapi bantuannya bersama dengan paket Sembako.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Dogiyai, Nelson Manik melalui telepon selulernya, Rabu (3/6) mengabarkan, bantuan pemerintah berupa BCP sudah didistribusikan sejak Senin (1/6) sesuai rencana awal, namun hanya kepada 3 distrik di Kamu.

Pemerintah hanya mendistribusikan BCP kepada masyatakat di Distrik Dogiyai, Kamu Utara dan Kamu Timur. Dua distrik lain, Distrik Kamu (Moanemani) dan Distrik Kamu Selatan, masyarakat menolak.

Nelson mengatakan, masyarakat dari dua distrik ini menolak beras dengan alasan mereka mau bantuan tidak hanya beras tetapi bantuannya sama-sama dengan bantuan Sembako. Karena itu, masyarakat tidak mau terima, kalau hanya beras.

Masyarakat menghendaki bantuan beras dan Sembako yang disertai dengan alat kerja yang diprogramkan pemerintah. Demikian juga masyarakat dari lima distrik di wilayah Mapia - Piyaiye.

Menurut Nelson, masyarakat dari wilayah Mapia juga menolak dan memalang masuk ke Mapia untuk menyalurkan BCP untuk lima distrik di Mapia - Piyaiye. Padahal, sesuai rencana awal, pemerintah mau menyalurkan bantuan BCP pada hari Selasa (2/6). Alasannya sama, tidak mau hanya beras tetapi bantuan beras harus bersamaa dengan bantuan paket Sembako.

Nelson menambahkan, pemerintah sudah menjelaskan, alasan terlambatnya penyaluran bantuan Sembako, karena bahan bantuan peralatan kerja (parang dan skop) dibelanja diluar sehingga lama, tetapi masyarakat bertahan dengan tuntutan, masyarakat mau menerima bantuan pemerintah apabila bantuan beras bersamaan dengan bantuan paket Sembako.

Kadisnos Dogiyai, Nelson Manik menjelaskan, penyaluran bantuan berupa beras cadangan pemerintah sebanyak 100 ton sudah dilaunching oleh Bupati Dogiyai, Yakubus Dumupa pada hari Senin (1/6) pagi. Dan, perwakilan penerima bantuan, sudah ditandatangani oleh Kepala Distrik Mapia. Penyaluran ke distrik, hanya ke 3 distrik karena masyarakat dari distrik lainnya menolak untuk menerima hanya beras tetapi harus bersama-sama dengan bantuan paket sembako yang didalamnya ada bantuan peralatan kerja. (ans)