DOGIYAI – Kebersihan di Dogiyai mulai kembali nampak setelah penyerahan alat kerja dan pakaian seragam kerja kepada 90 kaum ibu dan bapak, sebagai petugas kebersihan di Moanemani dan sudah mulai nampak lingkungan bersih dan sehat.

Kabupaten Dogiyai berbunga sudah mulai nampak. Serius bekerja sesuai jadwal dan rutin bekerja menanam bunga oleh kaum bapak dan ibu di pusat pemerintahan kota Moanemani. 

Lingkungan bersih dan sehat menjadi perhatian yang tertua di kelompok kaum ibu dan bapak ini. Para kaum tertua ini menjadi serius menjaga kebersihan lingkungan yang sehat dan bersih dan bertanggung jawab atas kebersihan kota Moanemani.

Kegiatan bersih-bersih di Moanemani ini dilaksanakan hingga ke Digikotu sampai Odedimi, dengan berkerja sama dengan masyrakat, TNI dan Polri di Dogiyai.

Kaum ibu dan kelompok Ortu membersihkan di pasar ini dengan membuka pos kenyamanan bersama Kapolsek di Moanemani, sehingga langkah ini nampak membuat Dogiyai berbunga.

Kabupaten Dogiyai sudah berusia tujuh belas tahun, setelah pemekaran kabupaten baru dari Nabire ini dan Dogiyai bersih berbunga harus dipahami betul oleh warga program ‘Oda Obawa’, kata Ketua Kelompok Kebersihan, Mince Boma.

“Saya atas nama kelompok ini menyampaikan terima kasih. Kadang pemerintah bantu gerobak dorong, sekop dan sapu untuk kami. Saya usul kepada pemerintah dan dinas terkait untuk membeli truk pembuang sampah. Kendaraan pengangkut sampah dibuang jauh dari kota Moanemani,” ujarnya.

Termasuk, kata dia pihak TNI dan Polri serta Satpol PP, untuk bersama-sama menjaga kota Moanemani agar aman, indah dan baik.

Tambahan informasi, pada natal dan tahun baru 2026, seorang ibu mendrop bunga dari Moanemani untuk menghiasi bunga di sekitar mimbar altal di Gereja Antonius Padua Wonorejo. Selain itu, di Gereja Katolik Imagulata Moanemani, Kabupaten Dogiyai.(don)