NABIRE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas kebersihan yang telah disediakan pemerintah. Fokus utama imbauan ini adalah larangan membakar sampah di dalam bak kontainer, sebuah praktik buruk yang belakangan ini kerap ditemukan di berbagai titik pembuangan.

Kepala DLH Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, ST., MT, mengungkapkan keprihatinannya atas perilaku oknum tidak bertanggung jawab tersebut. Menurutnya, berdasarkan pengamatan tim di lapangan, aksi pembakaran sampah di atas kontainer sengaja dilakukan oleh pihak tertentu tanpa memikirkan dampak jangka panjang terhadap fasilitas publik.

"Kami sangat menyayangkan adanya oknum yang sengaja membakar sampah tepat di atas kontainer. Tindakan ini sangat merugikan karena suhu panas dari api secara langsung merusak struktur besi dan lapisan cat kontainer," ujar Arfan saat ditemui awak media Papuapos Nabire di ruang kerjanya, Selasa (20/01/2026).

Arfan menjelaskan, suhu tinggi akibat pembakaran menyebabkan korosi lebih cepat dan menurunkan kekuatan material bak. Hal ini mengakibatkan umur pakai kontainer menjadi jauh lebih pendek dari yang seharusnya, sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran daerah untuk pengadaan baru.

Ia menekankan, seluruh fasilitas kebersihan yang ada dibangun dan diadakan menggunakan uang negara yang bersumber dari rakyat. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk merawat aset tersebut agar fungsinya tetap optimal dalam menjaga kebersihan kota.

"Fasilitas ini dibangun dengan uang negara, jadi kami harapkan kepada seluruh masyarakat mari kita jaga sama-sama. Jangan lagi ada pembakaran di dalam bak, agar kontainer kita awet dan lingkungan tetap sehat tanpa polusi asap," pungkasnya menutup pembicaraan.(sam)