Distrik dan Lurah Diminta Tak Terlibat Politik Praktis
NABIRE – Kepala Distrik dan Lurah diingatkan agar tidak terlibat di dalam politik praktis dalam pelaksanaan pemungutan suara. Apabila
NABIRE – Kepala Distrik dan Lurah diingatkan agar tidak terlibat di dalam politik praktis dalam pelaksanaan pemungutan suara. Apabila kedapatan ada yang berpolitik dalam PSU Pilkada Nabire, akan diambil tindakana tegas.
Himbauan serupa juga disampaikan kepada kepala kampung. Para kepala kampung diingatkan agar tidak berpolitik praktis di masing-masing kampung selama PSU.
Penegasan tersebut disampaikan PJ Bupati Nabire, dr Anton Tonni Mote dalam pertemuan dengan kepala kampung se Nabire dimediasi DPRD Nabire di Ruang Badan Musyawarah (Bamus), Senin (28/6) siang.
PJ Mote mengingatkan agar Kepala Distrik dan Lurah tidak ikut terlibat di dalam politik praktis. Apabila diketahui terlibat di dalam politik praktis, kepala distrik, lurah dan ASN yang bersangkutan akan ditindak tegas.
Mote menambahkan, untuk memantau keterlibatan kepala distrik dan lurah akan memasang intelijen, akan bekerjasama dengan intelijen untuk memantau keterlibatan pejabat distrik dan lurah di dalam pilitik politik praktis. Apabila ditemukan besar dugaan keterlibatan kepala distrik dan lurah dalam politik praktis, PJ Bupati, More menekankan akan menindaknya secara tegas.
Oleh sebab itu, PJ Bupati Anton Mote meminta agar kepala distrik, lurah, kepala kampung dan ASN di daerah ini agar tidak terlibat di dalam politik praktis. Jika terbukti ada keterlibatan di dalam politik praktis, akan ditindak tegas. (ans)
Bagikan artikel ini


