Dispen Gandeng Yayasan SAPA Terapkan Kursus Bahasa Inggris Bagi Siswa

DEIYAI - Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan berkomitmen terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan di daerah, terutama dalam rangka meningkatkan kwalitas para siswa, melalui berbagai langkah strategis.
Salah satu langkah strategis dalam meningkatkan SDM, khususnya bagi siswa, pihak Dinas Pendidikan dinas provinsi Papua Tengah telah melakukan MoU dengan Yayasan SAPA, dengan tujuan untuk menerapkan kursus Bahasa Inggris bagi siswa SD, SMP, SMA’SMK, sebagai pelajaran tambahan bagi para siswa dari sekolah di delapan kabupaten se-Provinsi Papua Tengah.
Kebijakan penerapan program kursus Bahasa Inggris sebagai pelajaran tambahan bagi siswa di sekolah tersebut, secara resmi disambut melalui acara Persiapan Kursus Bahasa Inggris, berlangsung di Aula SD Negeri di Waghete, 20 November 2025 kemarin.
Plt Kepala Dinas Pendidikan, Fabianus Mote, melalui sambutannya mengatakan, sesuai program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Tengah, melalui dinas pendidikan telah mengambil kebijakan penerapan kursus Bahasa Inggris bagi siswa di sekolah dan 20 November 2025 ini secara resmi telah sambut programnya untuk menerapkan bagi para sekolah di Kabupaten Deiyai.
"Bahasa Inggris adalah alat komunikasi internasional. maka dalam era globalisasi, dituntut para siswa sebagai generasi muda mampu bersaing secara ketat melalui berbagai ilmu pengetahuan. Salah satunya pengetahuan Bahasa Inggris. Karena bahasa merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang terpenting juga dalam meningkatkan SDM yang berkwalitas. Atas nama pemerintah Deiyai, saya selaku Kepala Dinas Pendidikan sangat salut dan sambut baik, kehadiran Yayasa SAPA di Deiyai sebagai penyelenggara Kursus Bahasa Inggris bagi para siswa SD, SMP, SMA dan SMK di Deiyai," katanya.

Pelaksanaan kursus Bahasa Inggris bagi siswa, sangat bermanfaat dan diharapkan, kesempatan yang ada itu para siswa dapat memanfaat waktu dengan baik.
"Jika para siswa sudah mampu berbahasa Inggris maka kalian sudah mulai mampu bersaing tingkat nasional, internasional melalui berbahasa asing tersebut," ungkapnya.
Sementara itu, Kabid SD, Domin Goo, S.Pd, menambahkan, mulai 20 November 2025, telah menerima pelaksanaan kursus Bahasa Inggris. Peserta kursus Bahasa Inggris dari SD sebanyak 50 murid, dari SMP sebanyak 50 siswa, dari SMA 50 siswa dan SMK sebanyak 50 siswa. Jumlah keseluruhan 200 siswa akan mengikuti kursus Bahasa Inggris selama satu bulan, mulai dari 21 November 2025 sampai 15 Desember 2025.
"Peserta kursusnya dari dinas bersama yayasan sudah didatakan. Siswa yang belum, kita akan ikutkan kursus Bahasa Inggris yang kedua. Begitu pun selanjutnya. Semua sekolah SD, SMP, SMA/SMK yang ada di Deiyai," katanya.
Dia juga mengharapkan kepada para orang tua siswa dapat mendukung dan berkerja sama yang baik untuk dapat mengikutkan anaknya ikut kursus Bahasa Inggris ini.(hbb)
Bagikan artikel ini



