Disnakertrans Nabire Siapkan Pelatihan Perbaikan Mesin Motor Tempel

NABIRE - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Nabire terus berupaya meningkatkan keterampilan teknis masyarakat lokal, khususnya bagi mereka yang bermukim di wilayah pesisir. Pada Agustus mendatang, Disnakertrans dijadwalkan akan menggelar pelatihan khusus perbaikan mesin motor tempel guna memberdayakan para pemuda dan nelayan setempat.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Nabire, Marselinus Rae, S.Pd., menyampaikan program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menekan angka pengangguran melalui pembekalan keahlian praktis. "Kami melihat kebutuhan akan teknisi mesin motor tempel sangat tinggi di wilayah pesisir, sehingga pelatihan ini menjadi solusi yang tepat sasaran," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/01/2026).
Kegiatan ini secara khusus akan dipusatkan di Distrik Napan. Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada karakteristik wilayah Napan yang didominasi oleh aktivitas transportasi laut dan perikanan. Di mana mesin motor tempel menjadi alat transportasi utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Selama pelatihan, para peserta akan dibekali dengan pengetahuan dasar mengenai komponen mesin, teknik perawatan rutin hingga cara mendiagnosis kerusakan pada mesin motor tempel. Disnakertrans berencana melibatkan instruktur yang kompeten di bidang mekanik agar peserta mendapatkan transfer ilmu yang maksimal dan standar kualitas yang baik.
Marselinus Rae menambahkan, pelatihan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pemberian teori saja, tetapi juga menciptakan kemandirian ekonomi. Dengan memiliki keahlian memperbaiki mesin sendiri, masyarakat diharapkan dapat membuka usaha bengkel kecil-kecilan di kampung mereka, sehingga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kota saat terjadi kerusakan mesin.
Sebagai penutup, ia mengimbau kepada masyarakat di Distrik Napan, terutama para pencari kerja untuk mempersiapkan diri dan memanfaatkan peluang emas ini dengan sebaik-baiknya. Koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah distrik dan kampung akan segera dilakukan guna memastikan proses pendaftaran dan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar pada Agustus mendatang.(sam)
Bagikan artikel ini


