Disiplin ASN Pemkab Intan Jaya Disosialisasikan
SUGAPA - kegiatan sosialisasi disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya digelar, Jumat (18/10/24) di Aula Kantor Bupati Intan Jaya, di Sugapa. Kegiatan dibuka Pj. Bupati Intan Jaya, Dr. Zakharias F. Marey, S.Sos, MT yang diwakili Sekda Intan Jaya, Asir Mirip, S.Pd, M.Si.

SUGAPA - kegiatan sosialisasi disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya digelar, Jumat (18/10/24) di Aula Kantor Bupati Intan Jaya, di Sugapa. Kegiatan dibuka Pj. Bupati Intan Jaya, Dr. Zakharias F. Marey, S.Sos, MT yang diwakili Sekda Intan Jaya, Asir Mirip, S.Pd, M.Si.
Dikatakan Pj Bupati Intan Jaya, ketika bicara mengenai disiplin ASN maka akan dihadapkan dengan berbagai pertanyaan. Seperti, tingkat kehadiran pegawai yang sangat rendah. Apakah sudah memahami tugas pokok dan fungsi. Apakah di dalam melaksanakan tugas, sudah berkinerja dengan baik. Apakah sudah memahami tugas dan tanggung jawab jabatan.
“Kita harus jujur mengakui bahwa kinerja ASN di Kabupaten Intan Jaya masih sangat rendah. Kita harusnya malu, kantor kita di Sugapa selalu sepi, tidak ada yang melaksanakan tugas. Apa yang kita harus jelaskan kepada masyarakat dengan kondisi ini. Berita-berita di Medsos selalu berbicara, pegawai Intan Jaya tidak melaksanakan tugas, tapi bayar gaji dan TPP selalu lancar, kita harus malu untuk itu,” ujarnya.
Diingatkan, ASN digaji oleh negara untuk mengabdi kepada masyarakat, bukan duduk santai-santai di Nabire, Timika, Jayapura. Perlu diingat, semua berkat yang didapat dari Kabupaten Intan Jaya, akan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan. Pimpinan OPD harusnya membuat contoh yang baik terhadap ASN, bukan memberikan contoh yang buruk, dengan tidak aktif melaksanakan tugas di Sugapa. Ditegaskan, pimpinan OPD harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Kita jaga kebun kita di sini, bina bawahan saudara dengan baik. Tegakkan disiplin di OPD bapak ibu. Karena yang saya perhatikan selama ini, pegawai yang tidak masuk kerja juga, bapak ibu pimpinan OPD tetap membayarkan TPP mereka secara penuh. Apabila pimpinan OPD terus bayarkan TPP mereka secara penuh, maka ASN yang malas akan tetap malas. Saya harapkan ketegasan bapak ibu pimpinan OPD dalam melaksanakan disiplin ASN di OPD yang bapak ibu pimpin. Berikan sanksi kepada ASN yang malas kerja, agar bisa menjadi efek jera kepada ASN yang malas,” ujarnya.
Dirinya berharap melalui kegiatan ini, narasumber dapat memberikan pemahaman yang baik akan pentingnya melaksanakan tugas. Bagaimana perlunya koordinasi dan pembagian tugas yang baik antara atasan dan bawahan.
“Karena selama ini yang saya perhatikan, orang yang kerja hanya itu-itu saja. Sistem kerja seperti ini adalah sistem kerja yang tidak sehat. Kita harus buat sistem kerja yang baik di Kabupaten Intan Jaya,” ujarnya.
Di awal sambutan disampaikan, pengelolaan administrasi sumber daya manusia ASN sangatlah penting. Karena sumber daya manusia ASN sebagai salah satu pilar penyelenggara pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan. Dituntut agar dalam melaksanakan tugas perlu keterampilan agar mampu tampil secara profesional, kompeten, akuntabel dan kapabel dalam melaksanakan tugas. Dengan tetap memperhatikan kearifan budaya lokal yang berlaku dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan. (ppn)
Bagikan artikel ini



