Dishubkominfo Tak Diam Atas Kedangkalan Dermaga ASDP
NABIRE - Kedangkalan pada Dermaga Angkutan Sungai dan Perairan (ASDP) Nabire yang terletak di Kampung Air Mendidi Distrik Teluk Kimi membuat Kapal Feri KM Masirey dan sejumlah ASDP lainnya sudah 1 tahun lebih tidak lagi sandar di dermaga ASDP tersebut, akan tetapi para pen
Bagikan
NABIRE - Kedangkalan pada Dermaga Angkutan Sungai dan Perairan (ASDP) Nabire yang terletak di Kampung Air Mendidi Distrik Teluk Kimi membuat Kapal Feri KM Masirey dan sejumlah ASDP lainnya sudah 1 tahun lebih tidak lagi sandar di dermaga ASDP tersebut, akan tetapi para penumpang diturunkan pada pelabuhan Kapal Putih dan Chargo .
Dari data media ini, semenjak bulan November 2015 silam hingga kini memasuki akhir bulan September 2016, KM Masirey dan sejumlah kapal ASDP lainya tidak menyinggahi Dermaga Feri, justru tingkat resiko semakin tinggi, karena saat ada Kapal Chargo masuk dan bongkar muatan, penumpang kapal KM Masirey dan kapal ASDP lainnya terpaksa penumpang harus turun dan naik lagi di kapal Chargo baru bisa turun di atas pelabuhan besar.Dan apabila ada Kapal Putih yang masuk di pelabuhan besar, maka secara terpaksa penumpang Kapal ASDP harus berlabuh berjam-jam di laut menunggu kapal putih keluar, barulah kapal ASDP bisa merapat dan sandar serta menurunkan penumpang beserta barang-barang bawaan, sehingga disarankan kepada pemerintah daerah agar tidak tinggal diam atas kedangkalan Dermaga ASDP Nabire yang kini semakin timbul delta baru lagi disamping kiri dermaga tersebut.Ketika hal ini dikonfirmasihkan Papuapos Nabire, Senin (26/9), Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Ham Nawipa di ruang kerjanya mengatakan, semenjak adanya kedangkalan Dermaga ASDP Nabire selaku instansi teknis tidak tinggal diam diri, akan tetapi selalu kami melakukan lobi-lobi dan juga pembuatan proposal.Dan usaha atau perjuangan itu, bukan saja ke pemerintah daerah Kabupaten Nabire, akan tetapi juga ke Dinas Perhubungan Provinsi Papua, namun usaha dan perjuangan itu belum ada hasilnya. Selaku instansi teknis bukan membiarkan adanya kedangkalan di Dermaga ASDP Nabire, sehingga membuat Kapal KM Masirey dan kapal lainnya tidak menurunkan penumpangnya di Dermaga Fery tersebut.“Kedangkalan di Dermaga ASDP merupakan tugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nabire dan lagi pula selama ini kami telah mendengar banyak masukan dan kamipun turun ke lapangan, sehingga kami juga sudah usulkan ke Pemda Nabire dan juga provinsi, namun kedangkalan itu pasti dikeruk dengan dana besar,” terangnya.Sehingga, tambahnya, selaku instansi teknis menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pengguna jasa angkutan kapal ASDP yang selama ini diturunkan di dermaga besar yang tentunya penuh resiko dan selaku instansi teknis kami tidak tinggal diam atas kedangkalan Dermaga Feri yang selama ini membuat KKM Masirey dan ASDP lainya tidak sandar lagi akibat kedangkalan tersebut. (des)
Bagikan artikel ini



